Rabu, 28 Oktober 20

72 Tahun Roem-Roijen

72 Tahun Roem-Roijen
* Perjanjian Roem-Roijen (juga disebut Perjanjian Roem-Van Roijen) adalah sebuah perjanjian antara Indonesia dengan Belanda yang dimulai pada tanggal 14 April 1949 dan akhirnya ditandatangani pada tanggal 7 Mei 1949 di Hotel Des Indes, Jakarta. Namanya diambil dari kedua pemimpin delegasi, Mohammad Roem dan Herman van Roijen.

Setelah itu Roijen berpidato menyampaikan pernyataan pemerintah Belanda untuk memulihkan pemerintah RI di Yogyakarta; menghentikan segala kegiatan militer; membebaskan semua tahanan politik yang ditahan sejak tanggal 19 Desember 1948; membatasi pembentukan negara bagian di daerah Republik sampai pada keadaan sebelum tanggal 19 Desember 1949, dan tidak akan memperluas dengan yang baru di daerah-daerah tersebut; serta akan berusaha keras melaksanakan Konferensi Meja Bundar (KMB) untuk mempercepat penyerahan kedaulatan yang nyata dan sempurna kepada Negara Indonesia Serikat.

Atas dasar Pernyataan Roem-Roijen itu, tentara Belanda ditarik dari Yogyakarta; Presiden, Wakil Presiden, dan para pemimpin RI dibebaskan dari tawanan di Bangka dan dikembalikan ke ibukota Yogyakarta; dan itu berarti pemerintah RI berfungsi kembali sebagaimana mestinya.

 

Baca halaman berikutnya:

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.