Rabu, 12 Agustus 20

72 Tahun Roem-Roijen

72 Tahun Roem-Roijen
* Perjanjian Roem-Roijen (juga disebut Perjanjian Roem-Van Roijen) adalah sebuah perjanjian antara Indonesia dengan Belanda yang dimulai pada tanggal 14 April 1949 dan akhirnya ditandatangani pada tanggal 7 Mei 1949 di Hotel Des Indes, Jakarta. Namanya diambil dari kedua pemimpin delegasi, Mohammad Roem dan Herman van Roijen.

Pidato Roem: Tegas dan Keras
Oleh karena tidak mampu mengelak dari desakan internasional, akhirnya atas prakarsa Komisi Tiga Negara (KTN), perundingan Belanda dengan Indonesia dimulai pada 14 April 1949 di Jakarta. Delegasi Belanda dipimpin oleh Dr. J.H. van Roijen. Presiden Sukarno menunjuk Mr. Mohamad Roem menjadi Ketua Delegasi Republik Indonesia.

Berbeda dengan Roijen yang dalam pidato di awal perundingan berbicara dalam nada lembut, Roem berpidato tegas dan keras: “Agresi militer Belanda yang kedua telah mengakibatkan hilangnya sama sekali sisa kepercayaan rakyat Indonesia bagi berhasilnya suatu perundingan damai,” kata Roem seraya mengingatkan: “Resolusi Dewan Keaman-PBB tanggal 28 Januari 1949 harus dilaksanakan, dan langkah pertamanya harus berupa pemulihan pemerintahan RI di Yogyakarta. Setelah itu soal-soal lain bisa dibicarakan kemudian.”

Perundingan yang berakhir pada 7 Mei 1949 menghasilkan Pernyataan Roem-Roijen sebagai sebuah “Pernyataan Permulaan mengenai Kembalinya Pemerintah Republik Indonesia ke Yogyakarta”.

Pada penutupan perundingan, Roem lebih dulu berpidato. Dia antara lain mengatakan bahwa dirinya selaku Ketua Delegasi RI diberi tugas oleh Presiden Sukarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta untuk menyatakan kesanggupan pribadi, sesuai dengan Resolusi DK-PBB tanggal 28 Januari 1949 dan Pedoman Pelaksanaan tanggal 23 Maret 1949. Presiden Sukarno dan Wakil Presiden Hatta akan berusaha mendesak supaya politik demikian diterima oleh pemerintah RI selekas-lekasnya setelah dipulihkan di Yogyakarta.

 

Baca halaman berikutnya:

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.