Rabu, 8 Februari 23

7 Sepak Terjang Novel Cucu AR Baswedan di KPK

7 Sepak Terjang Novel Cucu AR Baswedan di KPK
* Novel Baswedan. Foto : istimewa

Jakarta, Obsessionnews.com – Rupanya perjuangan keluarga Baswedan tidak berhenti sampai dengan sejarah sang kakek saja, tidak terkecuali sang cucu yang fenomenal, Novel Baswedan. Layaknya sang kakek, Novel Baswedan kelahiran 1977 di Semarang, Jawa Tengah, ini memiliki jenjang karir, lulus Akademi Polisi 1998, Polres Bengkulu 1999-2005 dan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak 2007.

Novel Baswedan dan Anies Baswedan keduanya cucu dari AR. Baswedan. Novel polisi yang berdedikasi. Ia berhasil membongkar kasus kasus  korupsi kelas kakap, termasuk yang dilakukan oleh oknum Kakorlantas Inspektur Jenderal Polisi Djoko Susilo terkait dengan kasus dugaan korupsi pengadaan simulator untuk roda dua dan roda empat simulator SIM di Korlantas tahun anggaran 2011.

Pada Januari 2015 usai KPK menetapkan Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai tersangka dugaan penerima gratifikasi. Novel juga termasuk salah satu penyidik yang menangani kasus jenderal BG sehingga sepertinya Novel dianggap duri dalam daging di institusi POLRI.

Kabakreskrim pernah mempertanyakan “apa hebatnya Novel Baswedan?”, kiranya sang Jenderal perlu diingatkan perihal fakta sejarah bahwa  Novel Baswedan bagian dari pelaku sejarah yakni cucu dari A. Baswedan, salah satu pejuang negara ini yang mengabdi demi tegaknya NKRI.

 

Berikut prestasi Novel di KPK :

  1. Menjemput istri mantan Wakapolri Adang Daradjatun Nunun Nurbaeti dari Thailand, yang menjadi pelaku suap pada 2004 di balik terpilihnya Miranda Gultom sebagai deputi senior gubernur Bank Indonesia. Di persidangan, Miranda pun dinyatakan bersalah dan dihukum tiga tahun penjara pada 27 September Sementara Nunun, divonis dua tahun enam bulan penjara pada 9 Mei 2012.
  1. Dia juga yang menyidik skandal korupsi yang melibatkan mantan Bendahara Partai Demokrat, M. Nazaruddin pada 2010 dan menjadi anggota tim penjemput Muhammad Nazaruddin yang kabur ke Kolombia yang kemudian menyeret banyak tokoh penting di Republik ini.
  1. Novel Baswedan berhasil membongkar kasus kasus korupsi kelas kakap, termasuk yang dilakukan oleh oknum Kakorlantas Inspektur Jenderal Polisi Djoko Susilo terkait dengan kasus dugaan korupsi pengadaan simulator untuk roda dua dan roda empat simulator SIM di Korlantas tahun anggaran 2011
  1. Kasus lain yang ditangani Novel adalah perkara mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum serta mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) M Akil Mochtar sehingga Akil divonis hukuman penjara seumur hidup pada 30 Juni 2014.
  1. Dalam kasus mafia anggaran yang menyeret politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Wa Ode Nurhayati 2011 Novel adalah anggota satuan tugas yang dibentuk KPK.
  1. Sedangkan aksinya di lapangan dapat terlihat saat KPK menangkap Bupati Buol Amran Batalipu pada tahun 2012 dan kasus suap anggaran Pekan Olahraga Nasional (PON) di Riau. KPK melakukan penangkapan 7 anggota DPRD Riau pada April 2012.
  1. Pada 2017 Novel masuk sebagai tim penyidik kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP yang berindikasi melibatkan dugaan banyaknya anggota Legislatif dan Pejabat Eksekutif yang menjabat pada tahun 2012. Bahkan Pada 30 Maret 2017 lalu, Novel dihadirkan sebagai saksi dalam sidang dua terdakwa e-KTP Irman dan Sugiharto. (Popi)

 

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.