Senin, 18 November 19

63 Tahanan Koruptor akan Coblos di Rutan KPK

63 Tahanan Koruptor akan Coblos di Rutan KPK
* Ilustrasi gedung KPK. (Foto: Tribunnews.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memfasilitasi tahanan kasus korupsi untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilu 17 April 2019. Para tahanan itu akan mencoblos di rumah tahanan (rutan) KPK. Para tahanan berasal dari 3 rutan KPK yang berbeda, sedangkan tahanan KPK yang dititipkan pada rutan lainnya akan mengikuti pencoblosan pada masing-masing rutan.

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, menjelaskan tercatat 63 tahanan atau tersangka KPK yang akan mencoblos pada 17 April 2019 di TPS Gedung Merah Putih KPK. Di antaranya yakni anggota DPR dari Fraksi Golkar, Bowo Sidik Pangarso, dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham. 

Adapun Romahurmuziy alias Rommy saat ini masih berstatus pembantaran dan dirawat di RS Polri. Mantan Ketua Umum PPP itu disebut Febri belum diketahui kondisi terkininya, apakah akan mencoblos di Rutan KPK atau tidak. Sementara, 104 tahanan lain yang dititipkan penyidik di luar Rutan KPK, lanjut Saut, akan mencoblos di wilayah masing-masing.

“Jadi untuk penegasan, semua tahanan KPK memilih di lokasi Gedung Merah Putih di TPS 12 yang disetujui oleh KPU. Disebut TPS 12 Guntur Rutan Merah Putih karena cabang dari TPS 12 Guntur,” kata Saut di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Menurut Saut, para tahanan yang akan ikut mencoblos di kantor KPK berasal dari Rutan KPK di Kuningan Persada, Rutan KPK di gedung lama C1, dan Rutan Pomdam Jaya, Guntur. “Tahanan KPK seluruhnya saat ini termasuk titipan di luar rutan KPK sebanyak 167 orang, 104 tahanan titipan dan 63 di Rutan KPK,” kata Saut. 

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan panitia TPS 012 Guntur untuk pencoblosan bagi tahanan KPK di rutan yang berada di belakang gedung KPK tersebut. 

“(Total) 63 orang tersebut hanya yang ditahan di Rutan Cab KPK dari 3 lokasi, gedung lama KPK di C1, belakang Gedung Merah Putih KPK di K4 dan Rutan Guntur. Sedangkan tahanan lain yang dititipkan di rutan lainnya mengikuti proses dan penyelenggaraan di rutan tersebut,” ucap Febri.

Tahanan KPK sebelumnya pernah ikut mencoblos dalam gelaran Pilkada DKI putaran kedua pada 2017. Ada 8 tahanan yang ikut mencoblos saat itu. Sementara itu, pada Pilkada Serentak 2018, KPK tidak menyiapkan TPS. Namun, ada tahanan yang diizinkan menggunakan hak pilihnya di daerah asal saat itu, yaitu eks Bupati Bandung Barat Abu Bakar. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.