Rabu, 25 Mei 22

Menteri Pertanian Beri Penghargaan 8 Kepala Daerah di Sumbar

Menteri Pertanian Beri Penghargaan 8 Kepala Daerah di Sumbar

Padang, Obsessionnews- Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman dijadwalkan Selasa (15/9), memberikan penghargaan kepada delapan kepala daerah di Sumatera Barat (Sumbar) karena berhasil meningkatkan produksi padi di daerah masing-masing.

Kepala Biro Humas, Setdaprov Sumbar, Irwan melalui Kasubag Pemberitaan Biro Humas Sumbar, Fadhli Tanjung mengatakan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman memberikan penghargaan kepada kepala daerah dimaksud dalam rangka gelar pangan Nusantara.

“Penghargaan akan diberikan kepada Kabupaten/Kota seperti Kabupaten Pasaman, Pasaman Barat, Agam, Dharmasraya, Pesisir Selatan, Kepulauan Mentawai, Kota Bukittinggi, dan Kota Solok,” kata Fadhli Tanjung, Senin (14/9).

Menteri Pertanian Amran Sulaiman dijadwalkan akan mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah beristirahat sejenak di VIP BIM maka rombongan akan menuju ke daerah Tarandam, Padang.

“Di Tarandam agendanya pemberian penghargaan dalam rangka hari pangan nusantara,” ujarnya.

Tanam Padi

Setelah acara hari pangan nusantara selesai di, kagiatan dilanjutkan ke Auditorium Gubernuran, Sumbar untuk memberikan seminar dan sharing terkait dengan permasalahan dan kondisi pertanian.

Agenda ketiga, dilanjutkan dengan tanam penangkar dalam rangka UPSUS dan peresmian Seribu Desa Mandiri Benih (SDMB) di Kota Pariaman. Dari Pariaman, menteri bersama rombongan bertolak ke Jakarta.

Sebelumnya, Mentan Amran Suliman berkunjung ke Sumbar pada 12 Desember 2014. Saat itu, Amran Sulaiman mengkritisi pendistribusian pupuk karena sangat lambat. Bahkan pada saat itu, Amran Sulaiman sempat mengancam mencambut izin distributor pupuk yang telat menyalurkan pupuk.

Selain pupuk, Mentan juga menyoroti masalah irigasi. Dari 40 daerah irigasi sungai di Provinsi Sumbar, 40 persen di antaranya rusak berat. Perbaikan irigasi ini diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp268 miliar, untuk mengairi 45 ribu hektare sawah. Jika masalah irigasi ini bisa diatasi, dipastikan muncul pasar tanam pertanian.

Mentan menjajikan akan memberikan bantuan optimasi gratis pupuk dan benih gratis 4.750 hektar lahan pertanian, 653 unit hand tractor, dan 224 pompa. Bahkan Mentan menjan­jikan akan menambah 50 ribu hektare untuk optimasi jika evaluasi di bulan Januari 2015 memuaskan. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.