Senin, 30 Januari 23

6 Hari Pencarian, Seluruh Korban Longsor di Kebumen Berhasil Ditemukan

6 Hari Pencarian, Seluruh Korban Longsor di Kebumen Berhasil Ditemukan
* Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengimami shalat janazah almarhum Jamirun. (Foto: Albar)

Kebumen, Obsessionnews.com – Setelah enam hari dilakukan pencarian, TimSar gabungan berhasil menemukan korban jiwa terakhir tanah longsor di Desa Kalijering, Kecamatan Padureso,  Kebumen, Jawa Tenga, Minggu (14/2/2021). Korban diketahui bernama Jamirun (53), suami dari Doniatun (46) yang juga menjadi korban meninggal dalam bencana tersebut.

Proses pencarian korban terakhir, Jamirun terlihat sulit karena curah hujan yang begitu tinggi dalam satu minggu terakhir. Korban sendiri tertimbun material longsor yang cukup dalam. Sehingga pencarian perlu dilakukan secara hati-hati agar tidak terjadi sesuatu hal yang tak diinginkan, demi keselamatan seluruh tim.

Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto yang sejak awal kejadian pada Selasa malam 9 Februari datang ke lokasi, kali ini dalam proses pencarian terakhir, ia kembali datang menemui para korban bencana longsor di Kalijering. Ia turut menyaksikan korban Jamirun yang berhasil ditemukan oleh TimSar gabungan.

Baca juga: Datang ke Lokasi Longsor di Kebumen, Mensos Risma Tak Mau Bedakan Bencana

“Alhamdulillah di hari pencarian ke enam, korban terakhir Pak Jamirun sudah berhasil ditemukan. Tadi sudah dilakukan pemulasaran jenazah, dan sekarang sudah dilakukan pemakaman,” ujar Arif di lokasi.

Arif bangga sekaligus mengucapkan terima kepada TimSar gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, Ubaloka, dan semua relawan atas kerja kerasnya yang sudah berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dari awal sampai akhir. Ia menyatakan, kerja kemanusian ini adalah panggilan hati untuk selalu menolong masyarakat yang membutuhkan.

“Saya ucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada seluruh komponen yang terlibat. Kerja kemanusian ini adalah panggilan hati, tulus ikhlas yang diniatkan untuk selalu membantu masyarakat. Dan semua tim sudah kompak, dan berhasil menunjukan kinerja yang baik,” ucap Arif.

Bupati Kebumen terpilih ini yang tampak mengenakan sarung, kaos hitam dan peci hitam juga ikut menshalatkan jenazah almarhum Jamirun. Kepada masyarakat dan keluarga korban, Arif turut menyampaikan duka yang mendalam atas musibah bencana ini. Terutama kepada para keluarga korban yang ditinggalkan.

“Kami atas nama pribadi, dan pemerintah sekali lagi turut menyampaikan rasa bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga almarhum husnul khatimah, dan ditempatkan terbaik di sisiNya, keluarga diberikan kesebaran dan ketabahan,” ucap Arif usai menshalatkan jenazah.

Arif juga menyatakan minta maaf apabila proses penanganan bencana ini banyak kekurangan. Yang pasti kata dia, pemerintah akan terus berusaha memberikan prioritas dalam penanganan bencana, dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan proses pendampingan.

“Dalam penanganan bencana ini, pemerintah akan berusaha memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” ucapnya.

Dengan ditemukan satu korban terakhir, lanjut Arif, maka masa tanggap darurat sudah selesai. “TimSar Basarnas, bisa balik kanan. Tapi untuk BPBD dan PerkimLH hari ini adalah proses awal untuk pembangunan kembali,” jelasnya.

Arif menyatakan usai pencarian ini, maka pemerintah kabupaten akan melakukan relokasi sebanyak 24 rumah. Dimana dalam longsor ini setidaknya ada empat rumah yang tertimbun tanah. Namun beberapa rumah lain dianggap perlu dilakukan relokasi karena dianggap rumah tersebut rawan terjadi bencana.

“Dalam kunjungan Mensos Ibu Risma, kemarin, beliau mengatakan akan ikut membantu melakukan relokasi. Pemda akan melakukan komunikasi dengan kementerian di pusat,” tandas Arif. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.