Rabu, 20 Oktober 21

58 Sopir Bis di Terminal Cicaheum Dinyatakan Bebas Narkoba

58 Sopir Bis di Terminal Cicaheum Dinyatakan Bebas Narkoba
* Abdul Haris Kepala Terminal Cicaheum (bertopi di depan) bersama Wagub Jabar Deddy Mizwar

Bandung, Obsessionnews – Sebanyak 58 orang sopir bis di Terminal Cicaheum Bandung dinyatakan bebas narkoba. Menurut Kepala Terminal Cicaheum, Abdul Haris, Jumat (10/7), seluruh sopir Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) dinyatakan bebas dari penggunaan narkoba, minuman keras dan zat adiktif lainnya pada tes urin yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bandung,

Dinas Perhubungan dan Jasa Raharja Jabar. “Sehingga para sopir dinyatakan layak untuk membawa pemudik di H-7 ini,” ujar Haris. Pihak Terminal Cicaheum juga menghimbau agar para pengusaha Bis ikut berpartisipasi agar saling mengingatkan jangan sampai pengemudi meminum minuman keras kemudian membawa pemudik.

Terkait masalah pemudik Haris menjelaskan di H-7 belum ada lonjakan pemudik ke arah Timur dari kota Bandung, sekitar 2000 orang yang mudik hari ini. “Jumlah ini normal sama dengan hari-hari biasa, belum ada peningkatan,” ujar Haris.

Terminal Cicaheum Bandung

Ia memprediksi lonjakan pemudik pada H-3 atau sekitar tanggal 14 Juli 2015. Terminal Cicaheum merupakan terminal paling sibuk di kota Bandung yang melayani trayek wilayah timur, seperti Garut, Sumedang, Tasikmalaya, Pangandaran, Cilacap, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Armada yang disiapkan untuk arus mudik menurut Haris sebanyak 278 armada dengan rincian AKDP 155 armada dan AKAP 123 armada dengan persiapan penambahan bis Damri sebanyak 20 armada apabila terjadi lonjakan arus mudik.

Sebelumnya, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol mengatakan, 58 sopir bus antar dalam kota dan luar provinsi yang menjalani tes urine di Terminal Cicaheum Bandung, saat arus mudik lebaran Idul Fitri 2015, dinyatakan negatif.

“Untuk sementara laporan yang saya terima, dari 200 supir yang akan dites urine, baru 58 supir yang telah keluar hasilnya. Dan semuanya negatif,” ujarnya kepada wartawan saat mengecek langsung pemeriksaan di terminal Cicaheum, Jumat (10/7).
Menurut Yoyol, pemeriksaan pun akan dilakukan hingga selesai semua diperiksa. Selain dilakukan tes urine terhadap supir bus tersebut pun mendapat pemeriksaan kesehatan. “Saat diperiksa ditemukan supir tersebut kurang sehat. Maka kami imbau untuk tidak membawa bus dulu. Dan kami pun berikan mereka vitamin,” jelasnya. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.