Senin, 27 September 21

500 Peserta SBMPTN Terancam Gagal

500 Peserta SBMPTN Terancam Gagal
* Rektor UNP Phil Yanuar Kiram bersama Ketua Panitia Panlok 17 Padang Agusrianto. (Musthafa/Obsessionnews)

Padang, Obsessionnews – lebih dari 500 perserta ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Panitia Lokal 17 Padang, Sumatera Barat (Sumbar) tidak memiliki pas foto dalam kartu ujian mereka akibat gagal saat mengapload.

Mulai Selasa (9/6) sebanyak 36.724 peserta SBMPTN Panitia Lokal 17 Padang, Sumbar mengikuti ujian. Ujian tersebar di 104 lokasi dan 20 sektor yang dilaksanakan di 1.837 lokal.

Ketua Panlok 17 Padang Agusrianto mengatakan, peserta ujian yang tidak memiliki pas foto diharuskan melapor ke sekretarian panitia untuk memverifikasi kembali foto bersangkutan.

“Jika hari ini bersangkutan tidak melapor dan pad foto mereka tidak terpasang, yang bersangkutan bisa batal,” ujar Agusrianto disela-sela peninjauan pelaksanaan ujian SMBMPTN saat berada di SMP Negeri 30 Padang, Selasa (9/6).

Rektor Unand Phil Yanuar Kiram. (Musthafa/Obsessionnews)
Rektor Unand Phil Yanuar Kiram. (Musthafa/Obsessionnews)

Agusrianto mengatakan, foto sejumlah peserta gagal di upload karena ukuran yang mereka kirim terlalu besar, meskipun pihak panitia sudah berupaya, namun tetap tidak bisa. Maka dari itu, mereka diminta kembali untuk memperbaikinya sebagai salah satu syarat ikut ujian.

Dalam kesempatan yang sama Rektor Univeritas Negeri Padang (UNP) Phil Yanuar Kiram mengatakan, peserta ujian SBMPTN tahun ini terdapat 11 perserta berkebutuhan khusus. Peserta berkebutuhan khusus, diantaranya tuna netra empat orang, tuna rungu lima orang, tuna wicara satu orang, tuna daksa atau lumpuh satu orang.

” Dari 11 peserta berkebutuhan khusus itu, empat orang butuh pendamping, masing-masing Bhenny Chandra, Ismail, Suci Vera Arvuta dan Yanrianto,” kata Yanuar Kiram.

Sementara itu, lokasi ujian bagi peserta berkebutuhan khusus masing-masing ada yang ujian di Politeknik Negeri Padang II Gedung E dan gedung AB atas nama Hengki Hontoni, Unan Limau Manus Gedung G atas nama Ridho yulio Rahmadino. SMP Negeri 11 Padang atas nama Nike Maidandri.

SBMPTN Padang

Kemudian, di SMA Negeri 2 Padang atas nama Bhenny Chandara, SMK Negeri 5 Padang atas nama Fajar Agung Rahmansyah, SMP Negeri 7 Padang atas nama Ismail, SMP Negeri 25 Padang atas nama Suci Vera Arvita, SMK Negeri 10 Padang atas nama Yanrianto.

Kemudian di SMP Negeri 8 atas nama Al Fath Al Fachri Z, di STKIP PGRI gedung C atas nama Satria Eka Putra dan Di STKIP. PGRI Gedung D lantai 4 atas nama Ridho Yulio Rahmadino.

Yanuar Kiram mengatakan, meski ujian berjalan lancar, berdasarkan laporan yang diterima panitia masih ada yang tidak mengikuti ujian.

“Kita belum tau kenapa mereka tidak ikut ujian dan ini menjadi salah satu bahan evaluasi kita,” ujar Yanuar.

Berdasarkan pantaun di lokasi ujian yang dilaksanakan di kampus Unand, SMP Negeri 30 Padang, Fakultas Kedokteran Gigi Unand dan SMA Negeri 1 Padang serta di kampus UNP, pelaksanaan ujian berjalan lancar. Begitu juga dengan pendistibusian naskah soal berjalan lancar dan tidak ada yang mengalami keterlambatan. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.