Senin, 27 September 21

Negeri-Swasta Jangan Beli Kapal Dari Luar

Negeri-Swasta Jangan Beli Kapal Dari Luar

Jakarta, Obsessionnews – Presiden Joko Widodo yakin, industri galangan kapal nasional mampu membangun dan menyediakan kebutuhan dalam negeri. Makanya, Jokowi mengatakan bakal melarang perusahaan-perusahaan memesan kapal ke luar negeri.

“Saya akan larang memesan kapal ke luar negeri karena kita sendiri mampu,” tegas Presiden di Batam, Kepulauan Riau, Minggu (21/6), saat melakukan kunjungan ke industri galangan kapal.

Presiden mengatakan, bakal mengumpulkan detail data terkait kemampuan produksi dan menyesuaikannya dengan kebutuhan nasional. Bukan cuma kepada perusahaan-perusahaan BUMN, investor asing juga bakal diarahkan memesan kapal di galangan milik Indonesia. Selain itu, belum tersedianya seluruh suku cadang di dalam negeri menurut Presiden akan segera disediakan.

Perlu juga diketahui, jenis kapal yang sudah mampu diproduksi industri perkapalan nasional antara lain Kapal Curah berbobot sampai dengan 50 ribu DWT, Ferry Ro-Ro 19 ribu DWT, Tanker 30 ribu DWT, Landing Craft Tank, LPG Carrier, kapal penumpang, patroli, kapal cepat dan lain sebagainya.

Larisnya pesanan dan dibukanya tender kapal oleh pemerintah beserta badan-badan usaha milik negara, menjadi harapan pelaku industri guna menggenjot kapasitas produksi. Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) Eddy Kurniawan Logam bilang, saat ini utilitas galangan kapal nasional sebesar 60 persen.

Menurut Eddy, dengan pengadaan kapal oleh pemerintah, pihaknya yakin utilitas bakal mencapai angka 100 %.

Saat ini, pihak Iperindo tengah menyusun rincian komponen kapal yang dibutuhkan agar mendapat fasilitas fiskal. Begitu juga dengan suku cadang yang sudah mampu diproduksi di dalam negeri namun belum seluruhnya terpenuhi.(Mahbub Junaidi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.