Minggu, 12 Juli 20

40.171 Orang di China Terinfeksi Virus Corona, 908 Tewas

40.171 Orang di China Terinfeksi Virus Corona, 908 Tewas

Sudah 908 orang telah meninggal dunia karena virus corona. Di penjuru China, 40.171 orang telah terinfeksi virus corona sementara 187.518 orang sedang dalam observasi medis.

Jumlah korban meninggal karena terjangkit virus corona di China bertambah 97 hanya dalam sehari pada Minggu (9/2) – angka kematian tertinggi dalam satu hari.

Badan Kesehatan Dunia, WHO, sudah mengirim tim ahli ke Beijing untuk membantu investigasi virus baru ini. Menurut data resmi dari China, 3.281 pasien telah sembuh dan dipulangkan dari rumah sakit.

Pada Senin, jutaan orang kembali bekerja setelah libur Tahun Baru China atau Imlek, yang sempat diperpanjang untuk mencegah penyebaran virus.

Namun, upaya pencegahan tetap dilanjutkan, termasuk memperketat jam kerja dan menyeleksi perkantoran yang bisa dibuka kembali.

Selama akhir pekan, jumlah kematian karena virus corona telah mengalahkan jumlah kematian saat epidemi Sars pada 2003. Sars juga berasal dari China dan membunuh 774 orang di seluruh dunia.

WHO pada Sabtu menyatakan bahwa jumlah kasus baru di China semakin “stabil” – tapi memperingatkan jika masih terlalu dini untuk mengatakan bahwa wabah virus ini sudah mencapai puncaknya.

Pada Minggu malam, WHO mengirim misi internasional untuk membantu koordinasi upaya mitigasi wabah ini.

Virus ini pertama kali dilaporkan di Wuhan, ibu kota provinsi Hubei. Kota yang dihuni 11 juta ini sudah dikarantina selama berminggu-minggu. Wabah virus corona telah dinyatakan sebagai darurat global oleh WHO pada 30 Januari.

Virus ini telah menyebar ke 27 negara dan teritori, tapi sejauh ini baru ada dua kematian di luar China yang dilaporkan, termasuk Filipina dan Hong Kong.

Sementara itu, di Hong Kong, penumpang kapal pesiar telah diperbolehkan turun setelah hasil tes menunjukkan mereka bebas virus corona.

Kapal pesiar World Dream telah diisolasi setelah delapan penumpang dari kapal pesiar lainnya terjangkit virus.

Kapal pesiar lain yang berlayar dari Jepang masih dikarantina setelah puluhan kasus virus corona teridentifikasi.

Korea Selatan baru saja melarang kapal pesiar untuk memasuki pelabuhan-pelabuhannya untuk mencegah penyebaran virus. (BBC News Indonesia)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.