Minggu, 5 Desember 21

Dalam KTT Asia Afrika, Jokowi Serukan Reformasi PBB

Dalam KTT Asia Afrika, Jokowi Serukan Reformasi PBB

Jakarta, Obsessionnews – Presiden Jokowi menilai Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) telah gagal dalam mewujudkan keadilan yang merata bagi seluruh bangsa-bangsa di dunia. Karena itu, presiden menyerukan pentingnya segera dilakukan reformasi PBB.

Presiden Jokowi ingin supaya PBB berperan maksimal dalam membangun tatanan global yang lebih adil, dengan mengedepankan kepemimpinan bersama tanpa adanya lagi dominasi negara-negara besar.

“Oleh karena itu, kita bangsa di Asia Afrika mendesak reformasi PBB. Agar berfungsi secara maksimal menjadi badan dunia yang mengutamakan keadilan bagi kita semua,” kata Jokowi dalam sambutan pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika, di Balai Sidang Jakarta, Rabu (22/4/2015).

Jokowi menyebut adanya negara-negara kaya yang mendominasi tatanan dunia, menyebabkan 1,2 miliar orang hidup dalam garis kemiskinan. Ketidakadilan global inilah katanya, yang harus jadi perhatian bersama.

“Sebagai negara demokrasi terbesar, Indonesia siap memainkan peran global. Indonesia siap kerja sama dengan semua pihak,” urai Jokowi yang disambut tepuk tangan.

Presiden Jokowi secara resmi membuka Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika ke-60, di Jakarta Convention Center (JCC), dengan dihadiri oleh seluruh pimpinan negara.

Kepala Negara/Kepala Pemerintahan yang hadir di antaranya; Presiden RRT Xi Jinping, Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe, Raja Yordania Abdullah dan PM Brunei Darussalam Sultan Hasanah Bolkiah.

Sebelumnya, para menteri yang hadir untuk membahas tiga dokumen yang menjadi fokus utama pembahasan dalam pertemuan sebelumnya. Tiga dokumen tersebut antara lain, Bandung Message, Deklarasi Penguatan Kemitraan Strategi Baru Asia dan Afrika, serta Deklarasi Kemerdekaan Palestina. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.