Kamis, 26 Mei 22

300 Software Kota Bandung untuk 7 Kota di Indonesia

300 Software Kota Bandung untuk 7 Kota di Indonesia

Bandung, Obsessionnews.com – Setelah sehari sebelumnya Pemerintah Kota Bandung melakukan MoU mengenai Kerjasama Jaringan Lintas Perkotaan dengan Kota Palangkaraya.

Dalam Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia yang di gelar di Abadi Convention Centre, Kota Jambi, Kamis, 28 Juli 2016, Pemerintah Kota Bandung kembali melakukan penandatanganan MoU dengan 7 Pemerintah Kota lainnya mengenai Kerjasama Jaringan Lintas Perkotaan.

Tujuh kota yang bekerja sama dengan Kota Bandung yakni Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, Kota Medan, Kota Pekanbaru, Kota Yogyakarta, Kota Makasar dan Kota Manado.

Sehari sebelumnya, Pemerintah Kota Bandung juga telah menandatangani kerjasama serupa dengan Kota Palangkaraya.

300 Software Kota Bandung2

Dalam kesepakatan kerjasama, Pemerintah Kota Bandung akan menghibahkan sebagian piranti-piranti lunak (software) dari 300-an software milik Kota Bandung yang diklaim mampu mewujudkan kota pintar melalui pelayanan publik berbasis online.

Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil usai penandatangan mengatakan, MoU yang dilakukan di luar Kota Bandung tersebut menunjukkan kerjasama antar kota bisa dilakukan tanpa harus berbelit-belit dan dibuat terlalu meriah.

“Saya MoU dengan tujuh kota. Ini bukti bahwa dimana ada program positif tidak menunggu seremoni, langsung saja dikerjakan,” ujarnya.

Wali Kota juga berharap hal tersebur bisa menjadi penyemangat. Sehingga nantinya Bandung selain menghibahkan smart city juga dalam bentuk-bentuk lain yang sifatnya strategis untuk kota-kota,” ujar wali kota.

300 Software Kota Bandung3

Ke depan, Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya akan melanjutkan kerjasama dengan 7 kota tersebut serta kota-kota lainnya yang tergabung dalam Apeksi di sektor pembangunan infrastruktur perkotaan melalui sistem kerjasama public private partnership (PPP). “Bandung akan jadi percontohan PPP,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Manado Vicki Lumentut sangat bersyukur dengan hibah yang diberikan oleh Pemerintah Kota Bandung. “Terima kasih. Kami melakukan MoU dalam rangka smart city. Segera mungkin akan segera difolow up untuk diadopsi mana yang cocok untuk kota Manado,” ujar Vicki.

Vicki menambahkan, Kota Manado sangat membutuhkan piranti lunak milik Kota Bandung yang berhubungan dengan pelayanan publik. “Kita mau onlinekan semua perizinan, kemudian e-budgeting, e-goverment dan lain-lain,” tuturnya.

Vicki memastikan, Pemkot Manado sudah siap dengan segala macam infrastruktur untuk menunjang misi menjadi kota pintar. “Tinggal kita menyiapkan perangkat-perangkat tertentu yang sejalan dengan apa yang kita lakukan. SDM juga akan kita kursuskan,” pungkasnya.( Dudy
Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.