Minggu, 19 September 21

30 Staf Bawaslu Jakarta Pusat Ikuti Pelatihan Jurnalistik dan Fotografi

30 Staf Bawaslu Jakarta Pusat Ikuti Pelatihan Jurnalistik dan Fotografi
* Sesi kedua acara Bawaslu Kota Administrasi Jakarta menggelar pelatihan jurnalistik dan fotografi di Shalva Hotel, Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (16/6/2021). (Foto: Istimewa)

Jakarta, obsessionnews.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Administrasi Jakarta Pusat mengadakan Pelatihan Jurnalistik dan Fotografi yang bertemakan ‘Pada Pengelolaan Kehumasan, Peliputan dan Dokumentasi’ yang digelar di Shalva Hotel, Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (16/6/2021).

Pelatihan jurnalistik dan fotografi ini diikuti kurang lebih 30 orang staf Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Pusat. Kegiatan pelatihan jurnalistik dan fotografer ini dibagi dua sesi. Sesi pertama terkait dengan penulisan berita dan sesi kedua terkait dengan penyajian foto.

Di sesi pertama, narasumber penulisan berita Dudy Sya’bani Takdir menyampaikan, menulis berita harus singkat, padat, berisi dan mengikuti jalur 5W dan 1H.

“Untuk bisa menulis berita harus sering-sering baca berita,” ujar Dudy di acara itu.

Sedangkan pada sesi kedua, yakni fotografi dimentori oleh dua Fotografer senior dari Obsession Media Group (OMG), yakni Sutanto dan Edwin Budiarso.

Dalam menyajikan berita foto, Sutanto dan Edwin juga sependapat dengan Dudy. Menurut mereka berdua, dalam pengambilan foto jurnalistik juga harus mengikuti 5W dan 1H, bukan asal jepret obyek yang ditarget.

“Karena sebuah foto itu harus mengambarkan sebuah peristiwa secara utuh,” ujar Sutanto mewakili penjelasan di sesi kedua.

Sementara itu, Kordiv Hukum Humas Datin Bawaslu Kota Jakarta Pusat Budi Pulungan mengatakan, kegiatan pelatihan jurnalistik dan fotografi ini dilakukan untuk menambah wawasan staf Bawaslu dalam menyajikan sebuah berita dan pendokumentasian.

“Dengan kegiatan kemarin semakin menambah wawasan dan pengetahuan para staf Bawaslu dalam melakukan penyajian berita baik dalam bentuk berita dan foto,” ujar Budi dalam pesan singkatnya kepada Obsessionnews.com, Kamis (17/6).

Dia mengaku berkesan dengan adanya pelatihan tersebut. “Alhamdulillah para peserta sangat terkesan dan antusias karena jarang mendapatkan ilmu dari praktisinya langsung,” ungkapnya.

Mereka benar-benar mendapatkan tambahan ilmu dalam jurnalistik, baik dalam penulisan berita maupun penyajian foto, karena bisa langsung praktek. Namun saja dia menyayangkan, waktu pelaksanaan pelatihan tersebut hanya sebentar.

“Hanya durasi yang kurang lama,” ucap Budi.

Dia berharap, dengan adanya kegiatan tersebut, dapat menambah wawasan dan pengetahuan para staf Bawaslu dalam melakukan penyajian berita, baik itu penulisan berita maupun foto. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.