Senin, 18 Oktober 21

Dua Terpidana Mati Australia Diangkut ke Nusakambangan

Denpasar, Obsessionnews Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia menolak mengangkut dua terpidana mati asal Australia, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran dari Bali ke Nusakambangan.

Dua pria yang dianggap pemimpin kelompok Bali Nine itu kini masih berada di Penjara Kerobokan, Bali. Lazimnya, eksekusi dilakukan di penjara tempat terpidana itu ditahan.

Namun, terkait keberatan dari pemerintah daerah Bali, pemerintah Indonesia berencana melakukan eksekusi di Penjara Nusakambangan.

Sejumlah pemberitaan menyebut, kedua terpidana akan diangkut ke Nusakambangan menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

Akan tetapi, Garuda menyampaikan bantahan, melalui siaran pers:

“Sehubungan dengan beredarnya berita hari ini Jumat (13/2) yang mengatakan bahwa Garuda Indonesia akan mengangkut Andrew Chan dan Myuran Sukumaran dari Bali, bersama ini kami tegaskan bahwa tidak benar bahwa Garuda Indonesia akan menerbangkan Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.”

“Kami juga ingin menyampaikan bahwa Garuda Indonesia tidak pernah manyampaikan komitmen apapun untuk mengangkut Andrew Chan dan Myuran Sukumaran dengan penerbangan/pesawat kami.”
Facebook Australia

Garuda juga mengumumkan pernyataan itu dalam bahasa Indonesia dan Inggris, di situs resmi mereka.

Yang menarik, pengumuman itu hanya muncul di laman Facebook Garuda Indonesia di Australia dan tidak muncul di laman Facebook induk Garuda.

BBC mencoba mengontak juru bicara Garuda, Pujobroto, untuk meperoleh keterangan lebih jauh. Namun teleponnya tidak pernah diangkat, dan sekretarisnya mengatakan Pujobroto sedang rapat dan memiliki berbagai jadwal rapat lain hingga menjelang malam.
Pernyataan Garuda Indonesia dalam laman Facebook Australia. (BBC Indonesia)

Related posts