Sabtu, 16 Oktober 21

Menteri Tedjo: Pegawai KPK Mogok Kayak Buruh

Menteri Tedjo: Pegawai KPK Mogok Kayak Buruh

Jakarta, Obsessionnews – Di tengah memanasnya hubungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Polri, nampaknya ‎Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno justru menambah keruh suasana dengan kembali mengeluarkan pernyataan yang profokatif dan kontoversial.

Kali ini dia menganggap pegawai KPK seperti buruh, setelah mereka mengancam akan mogok kerja jika semua pimpinan KPK satu persatu ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Bareskrim Polri. ‎Sebab, setelah status tersangka itu diberikan pimpinan akan segera mengundurkan diri dari jabatannya. “Tidaklah, kayak buruh saja,” ujar Menteri Tedjo di kantornya, Jumat (6/2/2015).

Bahkan, Tedjo mengaku tidak khawatir jika KPK lama-lama bubar, lantaran pegawainya tidak ada yang mau kerja. Padahal jika diperhitungkan lagi masih banyak ratusan kasus korupsi yang tengah diselidiki KPK. Jika hal itu sampai terjadi lantas bagaimana proses hukum terhadap para koruptor yang kin sudah ditetapkan sebagai tersangka. “Itu terserah mereka lah,” cetusnya.

Tedjo mengatakan, mestinya pegawai KPK tidak perlu ada niat untuk mengancam mogok makan. Penetapan tersangka atau tidak terhadap pimpinan KPK kata dia harus dipahami sebagai proses hukum, bukan sebagai upaya kriminalisai apalagi politis.

Sebelumnya, Tedjo sendiri sudah pernah mengeluarkan pernyataan kontroversial dengan menyebut pendukung KPK selama ini adalah rakyat yang tidak jelas. Pernyataan ini muncul pada saat awal-awal Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto ditetapkan sebagai tersangka.

Terkait ancaman mogok makan, Deputi Pencegahan KPK Johan Budi memang sudah mengatakan, memang terlihat ada upaya gerekan melemahkan KPK dengan cara melakukan kriminalisai terhadap pimpinannya. Ditengah suasana itu Johan menilai Jokowi terlalu lama mengambil keputusan untuk menyelamatkan KPK, sehingga mereka mengancam akan mogok kerja. ‎(Albar)

Related posts