Senin, 29 November 21

21 Ekor Sapi di Cianjur Mati Mendadak

21 Ekor Sapi di Cianjur Mati Mendadak
* Sapi. (Dok. Pexels).

Cianjur, Obsessionnews.com – Sebanyak 21 ekor sapi mati mendadak di kecamatan Gekbrong, Cianjur, Jawa Barat  (Jabar). Sapi tersebut miliki Dinas Ketahanan Pangan Peternakan Jabar. Belum diketahui penyebab matinya sapi yang rata-rat berusia delapan bulan ini.

“Dalam satu kandang diperkirakan empat sampai lima ekor yang mati,” kata Petugas Inseminator Dinas Ketahanan Pangan Peternakan, Rusli Subhan kepada wartawan, Kamis (18/1/2018).

Menurutnya selama 18 tahun bertugas di peternakan tersebut, baru kali ini ada sapi mati mendadak hingga puluhan ekor.

Saat ini dokter hewan yang berada di Bandung tengah memeriksa hewan-hewan itu. Area seputar kandang telah dipasang garis larangan untuk menghindari hal yang tak diinginkan.

Sebelumnya hampir satu bulan terakhir sapi milik warga daerah Tanjung Jabung Timur, Jambi mati secara mendadak. Data dari Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Tanjabtim, Rajito mengatakan, dari hasil uji laboratorium, kematian mendadak belasan sapi itu disebabkan oleh virus jembrana. Virus ini dikenal mudah menular dan teridentifikasi virus mirip HIV/AIDS.

“Kita ambil sampel sapi yang mati. Hasilnya positif Virus Jembrana,” tegasnya.

Dari keterangan beberapa warga setempat, wabah virus jembrana bermula saat seorang warga Kelurahan Tanjung Solok bernama Purwa membeli seekor sapi Bali dari daerah Kebun Kolim, Tangkit, Muarojambi. Sapi yang dibeli itu baru berumur tujuh bulan. Tak lama kemudian sapi tersebut mati pada 15 Oktober 2017.

Seminggu kemudian sapi milik Purwo lainnya turut mati. Setelah itu berturut-turut sapi milik warga lainnya bergantian mati. (Popi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.