Sabtu, 28 Mei 22

2000 Pasien RS Tidak Memilih

2000 Pasien RS Tidak Memilih
* Ketua KPU Kota Padang, M Sawati

Padang, Obsessionnews – lebih dari 2.000 pemilih dari 160.333 total angka golput pada pemilihan gubernur Sumatera Barat (Sumbar), adalah pasien rumah sakit.

Ketua KPU Kota Padang, M Sawati mengatakan, pasien rumah sakit di Kota Padang yang sudah berhak memilih harus rela melepas hak pilihnya, karena pihak rumah sakit tidak kunjung memberikan data-data pasien yang berhak mimilih, hingga batas yang ditentukan.

“Salah satu faktor itu, menumbang rendahnya partisipasi pemilih di Kota Padang,” kata M Sawati kepada obsessionnews.com saat berada di KPU Sumbar, Jum’at (18/12).

Kemudian, rendahnya partisipasi pemilih juga disebabkan aturan tentang sosialisasi pilkada.  Pembatasan sosailisasi membuat masyarakat tidak begitu mengetahui  dan memahami pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan dipilih.

Berdasarkan rekapitulasi penghitungan suara yang dilakukan KPU Kota Padang, jumlah pemilih pada pelaksanaan Pilkgub pada 9 Desember 2015, berjumlah 550.522 orang. Dari jumlah tersebut yang tidak menggunakan hak suara atau golput mencapai 160.333 orang atau sekitar 47,96 persen. Sedangkan yang menggunakan hak suara atau partisipasi pemilih sebanyak 390.189 orang atau sekitar 52,06 persen.

Perolehan suara pasangan calon gubernur/wagub Sumbar nomor urut 1, Muslim Kasim (MK)-Fauzi Bahar (Fauzi) sebanyak 98.233 suara. Sedangkan, perolehan suara pasangan calon gubernur/wagub Sumbar nomor urut 2, Irwan Prayitno (IP)-Nasrul Abit (NA) sebanyak 185.112 suara. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.