Rabu, 30 September 20

20 Pendukung Prabowo Dilarikan ke RS Akibat Bentrok di MK

20 Pendukung Prabowo Dilarikan ke RS Akibat Bentrok di MK

Jakarta – Jelang putusan sidang sengketa pelilihan Presiden (Pilpres) oleh Mahkamah Konstitusi (MK) diwarnai bentroknya para pendukung pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Prabowo Subianto – Hatta Rajasa dengan pihak kepolisian yang sedang menjalankan tugasnya mengamankan proses jalannya persidangan putusan MK terkait sengketa Pilpres.

Berawal dari para pendukung Prabowo – Hatta yang ingin ikut mengawal jalannya proses keputusan MK terkait sengketa Pilpres. Namun saat ribuan pendukung Prabowo berhadapan dengan barisan barikade kepolisian terjadi saling dorong-dorong, lalu suasana makin memanas, terjadilah pemukulan bambu yang diarahkan ke tameng polisi . Tidak lama berselang terdengar suara tembakan yang mengarah kepada pendukung prabowo, hal tersebut yang membuat para pendukung Prabowo lari berhamburan, bahkan tidak sedikit ibu-ibu dan anak-anak yang terinjak-injak.

Tidak lama kemudian Polisi menembakkan gas air mata untuk memukul mundur para pendukung Prabowo yang memaksa nerobos. Akibat kejadian itu beberapa pendukung Prabowo harus menjalani perawatan di rumah sakit karena terluka.

“Ada puluhan pendukung yang dibawa kesini. Rata-rata mereka terluka karena gas air mata,” ujar Tomo petugas keamanan UGD RS Budi Kemuliaan, Kamis (21/8/2014).

Rata-rata, kata Tomo, para pendukung mengalami luka-luka ringan dan sesak nafas karena gas air mata. Namun, ada juga yang mengalami luka berat hingga diberi jahitan.

“Satu orang dijahit kepalanya karena terkena peluru nyasar,” katanya.

Sementara itu, Ketua Srikandi Gardu Prabowo Depok, Rina juga ikut dilarikan ke rumah sakit (RS) Budi Kemuliaan. Dia terlihat lemas berbaring diranjang rumah sakit.

Dia bercerita bahwa dirinya langsung sesak nafas ketika terkena tembakan gas air mata dari petugas kepolisian. Rina ikut berdemo saat MK hendak mau memutuskan sengketa PHPU presiden dan wakil presiden.

“Saya tadi lagi makan, tiba-tiba bunyi tembakan, kena air mata, langsung gak bisa nafas,” ujar Rina.

Rina yang tampak mengenakan baju bergambar Prabowo-Hatta, saat massa mulai kocar kacir dirinya sempat berdoa. Dia pun mengatakan  langsung dilarikan ke RS.

“Kena dorong jatuh, ditolongin sama bapak-bapak, kena injek, langsung sesek gak bisa nafas,” jelasnya.

Berikut nama-nama pendukung Prabowo yang terluka di RS Budi Kemuliaan:

1.Bambang (22)
2.Muli Komariah (36) Anggota DPR RI
3.Mela (18)
4.Metia (43)
5.Uyeni (39)
6.Rina (40)
7.Ahmed Zeky (21)
8.Sri Sunarni (49)
9.Samsuri (45)
10.Rudianto (47)
11.Lettie Solihah (54)
12.Rian (51)
13.Irwan (22)
14.Maimu (37)
15.Engkub Kusnadi (29)
16.Rosit (38) satu jaitan di kepala.
17.Muksid Sopiyan (60)
18.Ahmad Suryana (21)
19.Jihan (18)
20.Syarif (42)

Korban-korban tersebut sekarang sudah diperbolehkan pulang, karena kondisi mereka sudah membaik. Tekait isu ada salah satu korban yang meninggal di RS Budi Kemuliaan di bantah oleh salah seorang administrasi RS tersebut.

“Tidak ada korban yang meninggal disini,” ujar seorang wanita administrasi RS Budi Kemuliaan. (Pur)

 

Related posts