Minggu, 25 September 22

18 Kecamatan di Subang Endemik Kaki Gajah

18 Kecamatan di Subang Endemik Kaki Gajah
* Bupati Subang, Ojang Sohandi di Desa Padamulya Cipumagara Subang Jawa Barat saat menghadiri pembagian Obat Kaki Gajah dalam rangka upaya eliminasi Eliminasi kaki Gajah. Subang merupakan salah

Subang, Obsessionnews – Sebanyak 18 kecamatan di Kabupaten Subang menjadi endemik penyakit kaki gajah. Menurut Bupati Subang, Ojang Sohandi Pemerintah Kabupaten Subang melalui Dinas Kesehatan berupaya melakukan eliminiasi secara maksimal. Salah satunya dengan mengooptimalkan dari anggaran kesehatan yang mencapai lebih dari 10%.

“Untuk anggaran kesehatan kita prioritaskan tak kurang dari 10% dari APBD. Mari gunakan APBD dengan rasa dan cinta. Karena jika menggunakan APBD tanpa rasa dan cinta, nantinya tidak akan ada manfaatnya untuk masyarakat,” ujarnya kepada wartawan disela-sela acara Bulan Eliminasi Kaki Gajah ke 5 Tahun 2015 Tingkat Kabupaten Subang di Desa Padamulya Kecamatan Cipunagara, Jum’at (2/10/2015).

Kepada masyarakat Ojang meminta agar mau meminum obat yang diberikan petugas. Supaya 18 kecamatan yang masuk dalam wilayah endemik terbebas dari kaki gajah. “Kalau perlu segera minum didepan petugas yang memberi obatnya,” imbuhnya.

Di Subang penyakit kaki gajah pertama kali ditemukan tahun 2000 di di Kecamatan Pusakanagara dan sampai saat ini tercatat sudah ada 28 kasus kaki gajah yang ditemukan di 18 Kecamatan.
Untuk pemberian obat, Pemkab Subang menargetkan 80% warga terlayani pada tahun 2015 atau 60% dari jumlah penduduk. Tahun 2016 adalah terakhir masyarakat minum obat kaki gajah.

“Apabila tidak tercapai, masyarakat Subang harus terus minum obat kaki gajah sampai tahun 2018,” tambahnya.
tersebut, selain diberian obat kaki gajah secara cuma-cuma kepada masyarakat dalam acara tersebut juga dibagikan Kartu Indonesia Sehat kepada sejumlah warga oleh Bupati Subang bersama pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Hal senada dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang, dr. Budi Subiantoro yang menyatakan dari 241 kabupaten/kota se-Indonesia, termasuk Subang masuk dalam kategori wilayah endemik penyakit kaki gajah yang membutuhkan penanganan yang sangat serius.

Tahun 2015, kata dr. Budi, menargetkan pemberian obat kepada hampir 1,3 juta penduduk Subang. “Itu merupakan target yang harus tercapai supaya Subang bebas dari penyakit kaki gajah,” katanya.

Selama 5 tahun berturut-turut Pemkab Subang berupaya melakukan eliminasi kaki gajah. Baru tahun 2013 dan 2014 baru mencapai 80%. Sedangkan tahun-tahun sebelumnya masih dibawah persentase tersebut. (Teddy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.