Sabtu, 29 Januari 22

15.000 Suku Anak Bangsa Gelar Upacara Kemerdekaan di Cibubur

15.000 Suku Anak Bangsa Gelar Upacara Kemerdekaan di Cibubur
* 15.000 peserta Raimuna Nasional XI mengikuti upacara kemerdekaan Indonesia ke-72 di Cibubur.

Jakarta, Obsessionnews.com – Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka menggelar upacara Hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia (RI) yang diikuti 15.000 peserta Raimuna Nasional dari 34 Provinsi dan 514 Kota/Kabupaten di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur pada Kamis 17 Agustus 2017. Ini upacara kemerdekaan terlengkap dari perwakilan suku daerah se Indonesia.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Gerakan Pramuka menjadi “rumah besar” yang dapat menyatukan bangsa dari segala ancaman dan teror yang bisa merusak keutuhan NKRI. Sebab, Gerakan Pramuka memiliki potensi dan visi-misi yang besar, anggotanya tersebar di seluruh pelosok tanah air, dan jaringannya luas terstruktur secara sistematis.

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault mengatakan, peringatan Hari Kemerdekaan ke-72 RI bertema Hari Pramuka ke-56 tahun 2017 yaitu “Bekerja untuk Kaum Muda, Mewariskan yang Terbaik bagi Bangsa”. Ia menegaskan, Gerakan Pramuka tetap konsisten dan fokus dalam mendidik kaum muda berkarakter melalui berbagai kegiatan yang positif seperti Raimuna.

Utamanya, lanjut dia, menyiapkan generasi mileneal untuk menjadi pemimpin terbaik bagi bangsanya. Sesuai dengan pesan Presiden Joko Widodo pada saat membuka Raimuna Nasional pada Senin 14 Agustus kemarin, Jokowi menyebut Pramuka saat ini adalah generasi melenial atau generasi yang cara berfikirnya berbeda dari generasi sebelumnya. Mereka adalah generasi yang adaptif dengan kemajuan teknologi.

Lebih dari itu, Jokowi meminta Pramuka bisa menguasai teknologi dan menggunakan media sosial dengan bijak. Sebab, di era teknologi informasi ini semua bisa diakses dengan mudah melalui media sosial. Adhyaksa menuturkan, medsos harus digunakan untuk kepentingan bangsa dan Gerakan Pramuka. Penggunaan medos yang baik kata Jokowi, adalah bagian dari cara-cara kreatif, kekinian, dan dekat dengan generasi milenial dalam rangka menanamkan rasa bangga dan cinta tanah air di dalam diri setiap Pramuka.

“Alhamdulillah, kami telah merespons dengan cepat. Saat ini, Gerakan Pramuka memiliki tagline yaitu Setiap Pramuka adalah Kantor Berita, yang artinya bahwa anggota pramuka harus lebih aktif, produktif, dan kreatif dalam menyuarakan atau mengabarkan keadaan di sekitarnya. Menolak berita palsu atau hoax,” tandas Adhyaksa.

Menurut Adhyaksa, Pramuka tidak sekedar hanya menjadi konsumen informasi, tapi juga menjadi produsen informasi. Selain memberitakan informasi di media sosial, Pramuka juga merespons dan menolongnya di tempat. Inilah spirit baru Gerakan Pramuka di era digital. “Keberadaan Gerakan Pramuka baik di media sosial maupun di dunia nyata harus lebih terasa kehadirannya. Bukan sekedar untuk dirinya, tapi juga untuk masyarakat yang lebih luas,” tambahnya.

“Saya selaku Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka tetap mengharapkan dukungan dari berbagai pihak. Kepada pemerintah, kami berharap agar Gerakan Pramuka selalu diberi ruang dan dukungan untuk dapat terus merealiasikan visi-misinya, khususnya terhadap pelaksanaan pembentukan karakter kaum muda Indonesia di seluruh tanah air,” jelasnya pula.

Adhyaksa mengaku senang melihat peserta Raimuna yang begitu lengkap karena dalam Gerakan Pramuka inilah tidak adanya sekat-sekat politik, daerah, agama, dan terlebur menjadi kebhinekaan yang indah. “Untuk itu, saya menghimbau kepada publik secara luas khususnya para orangtua dan guru, agar tidak ragu-ragu untuk memberikan kesempatan sekaligus dukungannya kepada putra-putrinya untuk mengikuti kegiatan kepramukaan di gugusdepan masing-masing,” terangnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.