Minggu, 5 Desember 21

Benahi Akhlak Umat, Ketum Parmusi Lepas Dai ke Wilayah Perbatasan

Benahi Akhlak Umat, Ketum Parmusi Lepas Dai ke Wilayah Perbatasan
* Ketua Umum PP Parmusi, Usamah Hisyam bersama para dai Parmusi, Rabu (1/6/2016).

Jakarta, Obsessionnews – Ketua Umum PP Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi), Usamah Hisyam, melepas 60 pedakwah atau dai di Parmusi Center, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (1/6/2016).

Sebelumnya, para dai telah menjalani proses pelatihan dalam program Workshop Dakwah Parmusi selama 6 hari. Nantinya mereka akan ditempatkan di sejumlah wilayah perbatasan di provinsi Aceh, Nusa Tenggara Timur, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Barat.

Menurut Usamah, program penempatan dai-dai tersebut, merupakan cara Parmusi untuk menata, menyapa, dan membela umat Islam. Mereka akan bertugas mulai awal Ramadhan tahun ini. (Baca: Resmikan Workshop Dakwah Parmusi, Usamah Hisyam Instruksikan 7 Program)

“Masyarakat di wilayah perbatasan membutuhkan banyak ustadz dan dai. Apalagi saat Ramadhan. Nantinya, para dai akan memberikan pengajaran tentang keislaman, disamping juga menjadi penceramah, khatib, maupun imam tarawih,” jelas Usamah.

Program ini, imbuh mantan Anggota MPR/DPR RI tersebut, akan dilakukan Parmusi secara reguler di seluruh tingkatan di setiap provinsi. (Baca: Jelang Ramadhan, Parmusi Lepas Dai ke Wilayah Perbatasan)

“Target kami, setiap kecamatan mampu mencetak 5 dai. Misinya itu untuk menanamkan nilai-nilai akidah kepada warga yang memiliki KTP muslim dan membentuk akhlak mulia,” ujarnya.

Usamah melanjutkan, saat ini bangsa Indonesia tengah mengalami kerusakan moral. Apalagi jika melihat fenomena yang terjadi saat ini, dimana terjadi banyak perbuatan asusila di tengah masyarakat. (Baca: Parmusi Tolak Keras Rencana Pencabutan Perda Larangan Minol)

Untuk itu, para dai Parmusi akan melakukan pembenahan akhlak umat yang dimulai dari keluarga, lingkungan, dan masyarakat.

“Dai inilah yang akan bergerak. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk menopang program Parmusi ini,” pungkasnya. (Fath @imam_fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.