Rabu, 15 Juli 20

11 Polisi Terluka Pasca Bentrok Dengan FPI

11 Polisi Terluka Pasca Bentrok Dengan FPI

Jakarta – Pasca bentrok aparat Kepolisian dengan massa Front Pembela Islam (FPI) pada unjuk rasa FPI di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta tadi siang, Sebelas anggota polisi mengalami luka-luka. Sehingga polisi yang mengalami luka-luka tersebut dilarikan ke rumah sakit.

“Ada yang dibawa ke RSUD ada yg di RS Cipto Mangunkusumo. Saat ini sebelas orang itu belum terdata semua, masih akan didata lagi,” ujar Wakil Kepala Polda Metro Jaya, Sudjarno di Jakarta, Jumat (3/10/2014).

Petugas yang mengalami luka-luka diantaranya  Aiptu Mukti Ali (bocor di kepala), Brigadir Dede Miftah Zarkasih (bocor kepala), Bribda Risman  (bocor kepala), Bridda Fatta (bocor kepala), Aiptu Kusriyana (bocor kepala), dan Bridda EKa (bocor kepala).

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengatakan ada seorang anggota Kepolisian mengalami luka sabetan senjata tajam yang diduga milik massa FPI saat melakukan aksi unjuk rasa tersebut.

“Ada anggota polisi yang terluka sabetan senjata tajam,” ujar Rikwanto kepada wartawan di Jakarta.

Rikwanto menjelaskan, korban anggota polisi tersebut mengalami luka pada bagian tangan kanan dan kiri. “Luka robek di tangan kanan dan kirinya,” terangnya.

Anggota polisi yang mengalami luka akibat sabetan senjata tajam itu, yakni Brigadir Wanda Brianzabata anggota Dit Reskrimum Polda Metro Jaya.

Seperti diketahui, bentrokan pecah pada pukul 14.20 WIB. Dalam bentrokan tersebut massa FPI melempari batu ke arah Gedung DPRD dan ke arah petugas Kepolisian. Lalu bentrokan kembali terjadi pukul 14.35Wib di depan pintu gerbang Balaikota DKI.

Lagi-lagi massa kembali melempari aparat dengan batu. Kejar-kejaran pun terjadi sampai di depan Stasiun Gambir. Dari informasi yang didapat Obsessionnews.com 10 orang anggota FPI ditangkap dan dibawa ke Polres Jakarta Pusat. (Pur)

 

Related posts