Jumat, 24 Januari 20

1.865 Polisi Siap Kawal MTQN Lombok

1.865 Polisi Siap Kawal MTQN Lombok
* MTQN XXVI yang digelar mulai 28 Juli hingga 7 Agustus 2016, di NTB, akan diikuti oleh lebih dari 5.000 peserta dari 34 provinsi di Indonesia.

Mataram, Obsessionnews.com — Sebanyak 1.865 personel Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) disiapkan untuk mengawal pengamanan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXVI di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, mulai 28 Juli hingga 7 Agustus 2016.

Menurut Kepala Biro Operasi Polda NTB, Kombes Pol. Dewa Putu Maningka, para petugas pengamanan itu terdiri dari 990 orang anggota Polda NTB dan 695 personel gabungan dari anggota Polres Mataram, Polres Lombok Barat, Polres Lombok Tengah, dan Polres Lombok Timur.

“Dalam operasi pengamanan MTQN, kami juga dibantu anggota TNI, Satuan Polisi Pamong Praja Pemprov NTB, dan kabupaten/kota, pemuda Hamzanwadi, pemuda Ansor, Kwartir Daerah Pramuka, resimen mahasiswa, dan Pamswakarsa Dharma Wisesa, serta unsur kelompok masyarakat lainnya,” ujar Maningka dalam rapat pemantapan rencana pengamanan MTQN XXVI, Senin (18/7/2016).

Pada rapat yang digelar di Markas Polda NTB itu, selain dibahas kesiapan dan jumlah personel, dibahas juga pengamanan para tamu VVIP, kedatangan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat pembukaan dan penutupan MTQN di Islamic Center, Kota Mataram.

Selain itu dibahas juga soal pengamanan tamu VIP, seperti para duta besar negara sahabat, alim-ulama dari berbagai negara yang akan menghadiri Konferensi Rabithah Alam Al-Islamy, para menteri dan gubernur seluruh Indonesia, kafilah, penggembira, dan masyarakat yang ingin menikmati kemeriahan MTQN.

“Nantinya pengamanan akan dilakukan sejak kedatangan hingga kepulangan para tamu undangan dan kafilah dari seluruh provinsi di Indonesia,” sambung Maningka.

Adapun lokasi pengamanan, jelas Maningka, akan dilakukan di seluruh tempat yang berkaitan dengan MTQN, seperti hotel, venue lomba, pengawalan di jalan raya, dan pengamanan di destinasi pariwisata maupun sentra-sentra kerajinan rakyat yang pasti akan dikunjungi kafilah dan penggembira.

“Lokasi kantong-kantong parkir dan rekayasa lalu lintas pengalihan jalur pada saat pawai taaruf, pembukaan, dan penutupan MTQN juga menjadi atensi kami di kepolisian,” ujarnya.

MTQN XXVI yang digelar mulai 28 Juli hingga 7 Agustus 2016, di NTB, akan diikuti oleh lebih dari 5.000 peserta dari 34 provinsi di Indonesia. MTQN itu rencananya dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 30 Juli 2016. (Fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.