Jumat, 24 September 21

1.000 Pendukung Juventus Luka Terinjak di Alun-alun Turino

Kepanikan melanda ribuan penggemar Juventus saat menyaksikan final Liga Champions lewat layar raksasa di alun-alun Turino, diduga akibat petasan dan kembang api.

Sekitar seribu orang terluka, kata polisi, dan dua luka parah, termasuk seorang anak berusia tujuh tahun yang tergencet dalam kerumunan massa yang panik.

Ribuan penggemar sepak bola saat itu sedang menyaksikan siaran langsung final Liga Champions Juventus melawan Real Madrid.

Beberapa ratus penggemar menderita luka ringan saat ledakan keras, rupanya dari kembang api, menimbulkan kepanikan sesaat sebelum pertandingan berakhir.

Real mengalahkan Juventus 4-1 dalam pertandingan itu untuk menjuarai Liga Champions ke-12 kalinya.

Ribuan orang memadati alun-alun San Carlo untuk menyaksikan siaran langsung final liga Champions dari sebuah layar raksasa. (bbc.com)

Saat 10 menit terakhir babak kedua, kerumunan penonton bergegas keluar dari pusat Piazza San Carlo, menjungkir-balikan palang-palang perintang, dan mendesak paksa orang-orang.

Tas dan sepatu tercecer berhamburan di tanah saat orang-orang berlarian dan berteriak untuk bisa keluar dari alun-alun.

Seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun dilaporkan berada dalam kondisi kritis di rumah sakit akibat cedera pada kepala dan dada.

Para fans yang terluka dibawa keluar alun-alun. (bbc.com)

Beberapa orang mengalami luka luka saat penghalang di sekitar pintu masuk ke tempat parkir bawah tanah didobrak.

Bagi sejumlah penggemar Juventus, kejadian tersebut membawa kembali kenangan traumatis, saat bencana mengerikan di stadion Heysel, Belgia, tahun 1985. Saat itu, 39 penggemar bola, kebanyakan Italia, terbunuh akibat tertimpa ambruknya sebuah bagian tembok beberapa saat sebelum dimulainya final Piala Eropa antara Juventus melawan Liverpool. (goal.com)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.