Sabtu, 25 September 21

‎Penumpang Ribut, Kaca Cafe KM Tidar Pecah

‎Penumpang Ribut, Kaca Cafe KM Tidar Pecah
* Petugas Polres Pelabuhan Tanjung Perak menerima barang bukti parang milik Gabriel Resubun dari petugas keamanan KM Tidar, Senin (18/5/2015). (Obsessionnews.com/Ari Armadianto)

Surabaya, Obsessionnews – Seorang penumpang Kapal Motor (KM) Tidar jurusan Ambon-Jakarta diamankan aparat kepolisian Pelabuhan Tanjung Perak karena membuat keributan di dalam kapal.

Kerusuhan terjadi di ruang makan Klas 1-2, Minggu (17/5/2015) sekitar pukul 23.00 WIB saat penumpang tengah asyik menikmati live music. Gabriel Resubun dalam kondisi mabuk, tiba-tiba mengamuk ketika bersenggolan dengan penumpang kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) lainnya.

“Saat berjoget terjadi senggolan. Dia (Gabriel Resubun,red) mengamuk karena sakit kena akar bahar penumpang lain,” kata nahkoda KM Tidar Capt. Djauri kepada Obsessionnews.com, Senin (18/5/2015).

Sontak penumpang yang berada di cafetaria Dek 7 belakang dikejutkan dengan ulah Gabriel yang mengamuk dengan membawa parang. Mereka pun berhamburan keluar menyelamatkan diri dari amukan warga Tual, Maluku Utara tersebut.

Akibat dari kerusuhan ini, lanjut Djauri, kaca pintu ruang makan pecah berserakan. Petugas keamanan yang beranggotakan delapan orang langsung mengamankan Gabriel berikut senjata tajamnya.

“Marah-marah sambil pecahkan kaca pintu masuk ruang makan,” jelasnya.

Djauri menambahkan, pihaknya meminta Gabriel untuk membuat surat pernyataan untuk tidak membuat keributan selama perjalanan dari Ambon menuju ke Surabaya.

“Tapi kita bisa selesaikan. Kita panggil untuk memberikan surat pernyataan,” tambahnya.

Atas kejadian tersebut, pihak Pelni mengancam tidak akan membawa penumpang dari Tual, Maluku Utara jika terjadi kerusuhan untuk ketiga kalinya.

“Saya mengancam akan tidak memberikan pelayanan bagi orang tual. Kedua kalinya ini keributan. Pelni sudah sepakat, bila ada keributan lagi, kapal tidak akan merapat,” tegasnya.

Sementara itu, Kabag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Lily D.Jafar mengatakan kerusuhan terjadi karena penumpang yang saat itu berada di ruang hiburan dalam kondisi mabuk.

“Saat ini, Gabriel yang sudah diamankan petugas untuk dimintai keterangan,” kata AKP Lily kepada wartawan, Senin (18/5/2015). (GA Semeru)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.