Sabtu, 21 Mei 22

‎Ketika Soekarnois dan NU Akan Rayakan Puncak Haul Bung Karno

‎Ketika Soekarnois dan NU Akan Rayakan Puncak Haul Bung Karno
* Presiden kelima RI yang juga putri kandung Bung Karno, Megawati Soekarnoputri, bersama rombongan tiba di Bandara Abdurrachman Saleh, Malang.

Malang, Obsessionnews.com – Soekarnois dan Nahdlatul Ulama (NU) akan kembali bersama-sama merayakan puncak hari ulang tahun (haul) Bung Karno (BK) yang dipusatkan di Kompleks Makam BK di Blitar, Jawa Timur, Rabu (20/6/2018).

Presiden kelima RI  yang juga putri kandung BK, Megawati Soekarnoputri, bersama Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) KH Said Agil Siradj akan hadir. Cucu BK, Puti Guntur Soekarno, juga hadir di sana.

Puti adalah Calon Wakil Gubernur Jawa Timur yang diusung PDI Perjuangan, berpasangan dengan Saifullah Yusuf, kader NU asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Megawati mendarat di Bandara Abdurrachman Saleh, Malang, sebelum berangkat ke Blitar. Dia disambut jajaran petinggi DPP PDI Perjuangan seperti Sekjen Hasto Kristiyanto dan Wasekjen Ahmad Basarah.

Sejumlah pejabat negara yang akan ikut merayakan haul BK juga ikut menyambut. Diantaranya adalah Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan anggota DPR RI Nusyirwan.

Hasto Kristiyanto menjelaskan bahwa perayaan haul BK ini adalah tradisi lama yang sudah hidup di masyarakat. Pada tahun lalu pun, perayaan sama dihadiri oleh Megawati dan Said Agil Siradj di tempat ini.

Kata dia, ‎dari seluruh dokumen sejarah perjuangan bangsa, kelompok nasionalis dan relijius selalu berjalan bersama. Bahkan, NU merupakan salah satu titik kekuatan penopang NKRI yang berpancasila.

“Di situlah titik ‎temunya dengan Soekarnois untuk membangun persahabatan dan gotong royong untuk bangsa dan negara. Maka ini  kami rayakan bersama-sama,” kata Hasto.

Dilanjutkannya, ‎kekeluargaan terbangun dengan baik antara Soekarnois dan Nahdliyin. Dan hal itu tercermin juga dalam keterpaduan keduanya mengusung Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno di Pilgub Jawa Timur.

Bagi PDI Perjuangan, bergotong royong dengan kaum Nahdliyin sudah ditanamlam sejak awal. Hal itu bahkan diajarkan dalam sekolah partai PDIP, dimana selalu diingatkan soal kerja sama dengan Nahdliyin dalam membangun bangsa ini.

Keterpaduan ini, lanjut Hasto, juga akan berkorelasi positif dalam memenangkan Presiden Jokowi dalam pilpres mendatang. Apalagi dari survei, dukungan kuat masyarakat di Jawa Timur untuk kepemimpinan Jokowi tak terbantahkan.

“Dan bagi kami, pasangan Saifulah Yusuf-Ibu Puti Guntur Soekarno ini adalah satu nafas untuk pilpres nanti. Kemenangan Gus Ipul dan Puti akan memperkuat pemenangan Pak Jokowi nanti,” ujar Hasto. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.