Senin, 18 Desember 17 | 21:28 WIB

  • Flipboard
  • Linkedin

Ungguli Airlangga Hartarto Jadi Ketua Umum Partai Golkar, Titek Soeharto: Alhamdulillah

Ungguli Airlangga Hartarto Jadi Ketua Umum Partai Golkar, Titek Soeharto: Alhamdulillah
* Titiek Soeharto foto bersama dengan Presiden Joko Widodo.

Jakarta, Obsessionnews.com – Wakil Ketua Dewan Pakar DPP Golkar dan Anggota DPR RI Siti Hediati Soeharto atau dikenal dengan nama Titiek Soeharto, masuk dalam daftar nama sebagai calon ketua umum Partai Golkar menggantikan Setya Novanto yang terjerat kasus korupsi e-KTP.

Bahkan, berdasarkan hasil Hasil polling atau jajak pendapat di Twitter yang dilakukan akun @FeryMokoginta pada 29 November 2017 menunjukkan Titiek Soeharto meraih suara terbanyak, yakni 78% dari total 6.573 suara. Titiek mengungguli dua calon lainnya yakni Airlangga Hartarto dan Idrus Marham.

Titiek Soeharto

Airlangga berada di peringkat kedua dengan memperoleh suara 6%, dan Idrus meraih suara 2%. Sedangkan 14% suara menyatakan terserah. Menanggapi hal itu, Titiek hanya mengatakan bersyukur jika dirinya mendapatkan dukungan dari masyarakat. “Ya alhamdulillah senantiasa bersyukur,” ujar Titiek saat ditemui di Hotel Merlynn Park, Jakarta Pusat, Rabu (6/12/2017).

Menurut Titiek sekecil apapun dukungan dari masyarakat harus tetap disyukuri. Tugas dia sebagi anggota DPR dan pengurus Partai Golkar hanyalah bekerja memberikan yang terbaik kepada masyarakat. “Fokus utama saya tetap bekeja baik sebagai anggota DPR maupun pengurus partai karena itu kan amanah,” jelasnya.

Menanggapi adanya Munaslub Partai Golkar, Titek mengatakan pengurus DPP Partai Golkar harus mengakomodir aspirasi dan keinginan dari pengurus DPD dan semua kader. Jika mayoritas menghendaki adanya Munaslub berarti itu adalah suara yang harus didengar dalam rangka menyelamatkan Partai Golkar.

“Kalau itu sudah menjadi keharusan, tugas DPP adalah menjalankan aspirasi dan keinginan para DPD,” jelasnya.

Diketahui sebanyak 31 DPD Partai Golkar Tingkat I atau provinsi se-Indonesia resmi menyerahkan usulan musyawarah nasional luar biasa (munaslub), Rabu (6/12). Surat usulan 31 DPD diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Golkar, Idrus Marham, di kantor DPP Partai Golkar.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, seluruh DPD provinsi akan memantau tindak lanjut pengurus pusat. “Prosedur administrasi kepartaian kita sudah memenuhi, 31 DPD I sudah menyampaikan, nah tinggal kita monitor bagaimana para korbid (koordinator bidang) melakukan rapat pastikan sudah ada informasi,” ujar Dedi di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, pada Rabu (6/12).

Dedi mengatakan, DPD mengusulkan munaslub dapat digelar secepatnya, yaitu sekitar 16-17 Desember. Bupati Purwakarta beralasan, pendaftaran Pilkada 2018 akan dilaksanakan pada Januari awal 2018.

“Harus bulan Desember tidak boleh lebih dari tanggal 16-17 Desember karena sudah masuk liburan, Januari sudah masuk tahapan pilkada, kita pendaftaran 7-9. Nah, kita harus ada kepastian karena menyangkut nasib banyak orang dan nasib rakyat Indonesia,” kata dia menegaskan. (Albar)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *