Senin, 18 Desember 17 | 21:27 WIB

  • Flipboard
  • Linkedin

Titiek Soeharto, “Kuda Hitam” Ketum Golkar

Titiek Soeharto, “Kuda Hitam” Ketum Golkar
* Titiek Soeharto mendampingi Presiden Joko Widodo saat melakukan inspeksi ke Lapangan Panahan Senayan, Sabtu (2/12/2017).

Jakarta, Obsessionnews.com – Politisi Partai Golkar, Siti Hediati Soeharto, yang akrab dipanggil Titiek Soeharto diperkirakan muncul sebagai “kuda hitam” kandidat Ketua Umum Partai Golkar. Bahkan, Titiek yang saat ini duduk sebagai anggota DPR RI dinilai menjadi kandidat cukup kuat dalam Munaslub Partai Beringin yang akan digelar beberapa pekan ke depan.

Mencuatnya nama Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar ini berkembang sejak akhir pekan lalu, setelah Sabtu siang (2/12/2017) bertemu dan berbicara empat mata dengan Presiden Joko Widodo. Pertemuan itu terjadi saat Presiden Jokowi melakukan inspeksi ke Lapangan Panahan Senayan guna meninjau kesiapan lapangan untuk menghadapi Asian Games pada Agustus 2018.

Usai mengikuti Rapat Paripurna DPR RI, Selasa siang (5/12), menjawab pertanyaan wartawan, Titiek yang juga Ketua Umum PB Perpani (Persatuan Panahan Indonesia) mempertegas kesiapannya maju sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

“Insya Allah, bila nanti mendapat amanah dari Munaslub, saya siap bekerja keras untuk memajukan dan mengembalikan kejayaan Partai Golkar,” tandas Titiek.

Berbeda dengan pernyataan-pernyataaan sebelumnya, setelah bertemu Presiden Jokowi, Titiek tampak lebih semangat dan optimis menjawab pertanyaan wartawan untuk maju sebagai kandidat Ketua Umum.

“Ya.. ya… ya… insya Allah,” ujar Titiek ketika ditanya apakah Presiden merestui ia maju sebagai kandidat Ketua Umum Partai Golkar.

Seperti diketahui, dalam satu pekan terakhir, nama Erlangga Hartarto digadang-gadang sebagai kandidat Ketua Umum Partai Golkar yang konon direstui oleh Presiden.

Namun sumber Istana menyebutkan, Presiden tidak berada dalam kapasitas untuk dukung-mendukung calon Ketua Umum Partai Golkar. “Presiden hanya merestui. Siapapun yang akan maju, kalau minta izin pada Presiden, silakan. Apalagi bila posisinya menteri,” ujarnya.

Ketik ditanya wartawan, apakah pembicaraannya dengan Presiden juga terkait dengan peta pencalonanannya sebagai Ketua Umum Partai Golkar, Titiek hanya tersenyum sambil mengatakan. “Lha, masak iya pembicaraan dengan Bapak Presiden diungkap ke pers?” jawab Titiek.

“Tapi beginilah. Setelah saya bertemu langsung dengan Bapak Presiden, hati saya plong. Saya akan mempersiapkan diri sebaik-baiknya,” tambah Titiek sambil berlalu meninggalkan wartawan. (Albar)

 

Baca Juga:

Kesetiaan Titiek Soeharto pada Golkar

Dekat dengan Umat Islam, Titiek Dinilai Tepat Pimpin Golkar

Dedi Mulyadi: Semua Kader Sepakat Munaslub Golkar

Dedi Mulyadi: Akar Rumput Menghendaki Munaslub Golkar

Jadi Ketum Golkar, Airlangga Harus Mundur dari Menteri

Airlangga Klaim Telah Direstui Jokowi

Jelang Munaslub Golkar : Idrus Marham vs Airlangga

Kepada DPP dan DPD Tingkat I, Ical Usulkan Munaslub Golkar

Muchtar: Pengganti Novanto, Pendukung Rezim Jokowi

Publik Sudah Muak pada Setya Novanto

Jika Jadi Ketum Golkar, Airlangga Harus Mundur dari Kabinet!

Setya Novanto For President

KPK Tegaskan Punya Bukti Kuat Novanto Terlibat Kasus e-KTP

Wapres JK Minta Golkar Gelar Munaslub Gantikan Novanto

Kasus Novanto Episode Terburuk dalam Sejarah Golkar

Politisi Golkar Tuntut Novanto Mundur Sebagai Ketua DPR

Peneliti NSEAS: Novanto Tersangka, Golkar Tidak Akan Menjauh dari Jokowi

Setya Novanto Gandeng Pengacara Kondang Otto Hasibuan

Novanto Resmi Huni Rutan KPK

Syamsuddin: SN Mestinya Legowo Mundur

 

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *