Senin, 18 Desember 17 | 21:43 WIB

  • Flipboard
  • Linkedin

Telkom Bangun Infrastruktur Telekomunikasi di Berbatasan Negara

Telkom Bangun Infrastruktur Telekomunikasi di Berbatasan Negara
* Telkom Bangun Infrastruktur Telekomunikasi di Berbatasan Negara.

Kerja Nyata Bersama Membangun Negeri Apresiasi untuk BUMN

Jakarta, Obsessionnews.com – Pembangunan fasilitas telekomunikasi di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di pulau-pulau terluar, merupakan salah satu komitmen TelkomGroup dalam meningkatkan layanan komunikasi sekaligus menjaga keamanan dan keutuhan NKRI di kawasan yang secara geopolitis sangat strategis.

Sesuai dengan amanat Nawacita, TelkomGroup secara konsisten membangun fasilitas telekomunikasi (fastel) di seluruh wilayah NKRI, termasuk wilayah-wilayah pinggiran yang berbatasan langsung dengan negara lain. TelkomGroup mencatat, dari 92 pulau terluar di Indonesia, 12 pulau di antaranya berbatasan langsung dengan negara lain.

Pulau-pulau terluar dan terdepan yang berbatasan dengan negara tetangga itulah yang menjadi prioritas bagi perusahaan telekomunikasi digital merah putih tersebut untuk menghadirkan layanan telekomunikasi, sebut saja misalnya Pulau Miangas, Pulau Natuna, Pulau Sebatik dan Pulau Liran. Pulau-pulau tersebut kini sudah dapat menikmati layanan telekomunikasi, baik layanan selular serta layanan broadband.

Tak hanya pulau-pulau tersebut, wilayah Indonesia yang memiliki perbatasan darat dengan negara tetangga pun tak luput dari perhatian BUMN yang telah membangun jaringan tulang punggung fiber optik sepanjang 153,6 ribu km, menjangkau 440 kabupaten/kota dan termasuk koneksi ke luar negeri. Sebut saja misalnya Entikong, wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia ini sudah sejak lama menikmati layanan telekomunikasi seluler yang dibangun oleh anak usaha Telkom, yakni Telkomsel.

Akses telekomunikasi diharapkan bisa mendorong pembangunan daerah perbatasan, di antaranya mempercepat pertumbuhan perekonomian dan kemasyarakatan, sekaligus mampu menjadi katalisator dalam mempromosikan potensi daerah, serta meningkatkan daya tarik investasi, peluang usaha, bahkan lapangan kerja baru. (Anggi)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *