Senin, 25 Juni 18

Surat Terbuka untuk Menteri Agama

Surat Terbuka untuk Menteri Agama
* Teuku Gandawan.

BapakMenteri Agama Lukman Hakim,

HarusnyaKementerian Agama itu mengirim surat kepada Kapolri dengan tembusan kepada Presiden, Menko Polhukam, Kapolda, Kapolres dan Kapolsek terkait dengan jaminan keamanan bagi para ustaz/ulama dan umat Islam yang beribadah di masjid-masjid yang terancam keamanan dan keselamatannya.

HarusnyaKementerian Agama mengirim surat kepada pengurus masjid/musola untuk memberitahu Menteri Agama sudah mendapat jaminan keamanan dari Kapolri dengan sepengetahuan Presiden dan Menko Polhukam, bahwa telah terjadi peningkatan pengawasan keamanan pada fasilitas publik khususnya masjid/musola serta rumah ibadah lainnya.

Harusnya Menteri Agama memberi kabar baik tentang jaminan keamanan dan kenyamanan beribadah. Bukan malah membebankan penciptaan rasa aman kepada publik yang menjadi korban intimidasi dan penganiayaan dari pihak-pihak yang harusnya ditindak dan ditangkap secepat-cepatnya.

Demikian agar menjadi tepat dan patut peran Menteri Agama dan Kementerian Agama, serta peran Kapolri dan Presiden. Umat Islam tentu wajib berperan menciptakan kehidupan yang kondusif. Namun tentu bukan pada tempatnya korban yang diperingatkan pada saat korban sudah menjalankan perannya.

Tentu menjadi absurd ketika kita terus memperingatkan publik untuk berhati-hati pada saat publik sudah mengunci rumah dengan baik dan rapat. Sedangkan para maling tetap berseliweran karena dibiarkan aparat tanpa tindakan yang memadai. (Teuku Gandawan, alumni ITB)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.