Senin, 11 Desember 17 | 12:36 WIB

  • Flipboard
  • Linkedin

Rita Widyasari Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik

Rita Widyasari Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik
Photo Credit To Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari. (Foto: Sutanto/Obsession Media Group)

Muda, cantik, dan cerdas, dengan segunung prestasi terukur. Rakyat Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), beruntung memiliki pemimpin seperti ini. Pengakuan demi pengakuan atas kinerja Rita Widyasari memimpin Kukar seolah tak putus, termasuk dari lembaga asing. Tahun lalu ia meraih predikat Woman Icon of The Year dalam ajang Global Leadership Award 2016.

Prestasinya terus bertambah. Bupati Kukar ini menyabet penghargaan sebagai sebagai Kepala Daerah Terbaik atau Best Achiever in Government dalam ajang Obsession Awards 2017 dan Women’s Obsession Awards 2017 di Hotel Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (30/3/2017).

Yang membuat rakyat Kukar begitu mencintainya adalah program-programnya yang selalu pro rakyat. Begitu banyak kemajuan di berbagai bidang telah ia torehkan, termasuk dalam setahun terakhir.

Empat tahun berturut-turut, misalnya, Pemkab Kukar mendapat penilaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keaungan (BPK RI). Pemkab Kukar juga meraih penghargaan Adipura. Sementara Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kukar berada di peringkat ke-10 se-Indonesia, padahal dari sebelumnya jauh di peringkat ke-151.

Salah satu ukuran keberhasilan seorang pemimpin eksekutif, termasuk kepala daerah, adalah penilaian dari lembaga negara maupun pemerintah pusat. Baik itu dari BPK RI untuk tertib administrasi keuangan, maupun dalam hal pertanggungjawaban kinerja daerah yang dipimpinnya dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Dari tahun ke tahun, pemerintahan Rita senantiasa dinilai bersih. Tahun lalu, Pemkab Kukar kembali meraih penghargaan dari Kemenpan RB dalam hal Laporan Akutanbilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP), dengan skor 66,10, lebih tinggi dari LAKIP 2015 yang memperoleh skor 65.

Inilah buah dari upaya pelaksanaan reformasi birokrasi yang terus dilakukan oleh Pemkab Kukar. Evaluasi LAKIP bertujuan menilai tingkat akuntabilitas atau pertanggungjawaban penggunaan anggaran dalam rangka terwujudnya pemerintah yang berorientasi kepada hasil

Nilai LAKIP tahun 2016 yang diraih Pemkab Kukar masuk dalam klasifikasi nilai B, dan merupakan yang tertinggi di Provinsi Kaltim. Rita bertekad tahun ini nilainya mencapai klasifikasi A.

Selain kemampuan menejerial dan leadership, seorang pemimpin daerah yang sukses umumnya juga diketahui memiliki kemampuan marketer yang bagus. Tanpa itu, daerahnya tak akan dilirik oleh investor maupun turis meskipun memiliki potensi yang bagus.

Rita Widyasari saat terima Obsession Awards, Kamis (30/3/2017).

Dalam hal ini, Rita sudah membuktikan dirinya sebagai seorang pemasar yang andal. Buktinya, tahun 2016 Rita mendapatkan Penghargaan Regional Marketeers Award (RMA) 2016 yang dinilai menonjol dalam menjalankan konsep pemasaran secara baik dan benar.

Kemampuan memasarkan daerahnya dalam konteks budaya dan kepariwisataan, pun beroleh penghargaan dari pemerintah pusat. September tahun lalu,  Rita menerima piala dari Menteri Pariwisata, Arief Yahya dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia 2016. Piala diberikan berkat Festival Erau yang menjadi sebagai juara I untuk kategori Festival Budaya Terpopuler (Most Popular Cultural Festival) di Tanah Air.

Selama memimpin, apresiasi atas prestasi pembangunan di Kukar terus mengalir. Secara nasional, indeks rata-rata Kukar menjadi yang terbaik di Indonesia. Indonesia’s Attractiveness Award 2016 dari Kementerian Kominfo, dan anugerah kabupaten trbaik per koridor MP3EI (Kalimantan) dari Kemenpan RB.

Pemkab Kukar juga turut ditunjuk pemerintah pusat untuk menyelenggarakan pembinaan bela negara sesuai instruksi Presiden RI Joko Widodo yang menargetkan 100 juta kader dalam jangka waktu 10 tahun ke depan. Kukar juga dipercaya sebagai tuan rumah kongres dunia ke-47 International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Arts (CIOFF) dihadiri 120 negara berkumpul di Tenggarong pada Oktober 2017.

Dalam bidang pendidikan, penghargaan Kawastara Pawitra datang dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan sebagai salah satu kepala daerah yang berkomitmen tinggi dalam mengimplementasikan Permendiknas No.28/2010 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah/madrasah utamanya penyiapan calon kepala sekolah.

Sementara penghargaan Dwija Praja Nugraha Nugraha dari Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) diberikan sebagai penghormatan atas perhatian dan komitmen Rita terhadap guru dan pendidikan di Kukar. Bahkan, penghargaan BNN Award pun ia peroleh atas kepeduliannya terhadap pemberantasan dan penanganan peredaran narkoba.

Lagi-lagi Rita menerima penghargaan dari Ombudsman Republik Indonesia (ORI) atas kepatuhan zona kuning atau sedang/menengah dalam standar pelayanan publik sesuai Undang-undang No.25/2009 tentang pelayanan publik tahun 2016, berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (7/12).

Dalam hal komitmen pemberdayaan perempuan, Kukar di bawah kepemimpinan Rita menerima penghargaan Parahita Ekapraya (APE) 2016 Tingkat Utama sebagai kabupaten yang memiliki komitmen dalam upaya mewujudkan Kesetaraan Gender, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Mencermati anugerah-anugerah yang diterima Rita dari tahun ke tahun, rasanya sulit untuk dilampaui oleh pemimpin daerah lain di Indonesia. Dalam sebuah wawancara dengan Men’s Obsession, dengan rendah hati Rita mengungkapkan bahwa semua pengakuan itu bukanlah untuk dirinya pribadi. Melainkan untuk segenap aparat pemerintah Kukar, para stakeholder Kukar, dan tentu saja seluruh rakyat Kukar yang ia cintai.

“Saya bekerja dengan ikhlas 24 jam demi rakyat Kukar. Alhamdulillah, keluarga besar saya memahami dan mendukung sepenuhnya tugas mulia ini. Masyarakat juga semakin mandiri dan tergerak untuk memajukan dirinya dan kampungnya,” ujarnya. (Pul)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *