Minggu, 19 Agustus 18

Ketua Komisi I DPR: RUU Penyiaran Masih Tahap Harmonisasi

Ketua Komisi I DPR: RUU Penyiaran Masih Tahap Harmonisasi
* Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari. (Foto: Edwin Budiarso/Obsessionnews.com).

Jakarta, Obsessionnews.com -Ketua Komisi I  DPR Abdul Kharis Almasyhari mengatakan, Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran sampai saat ini masih dalam tahap harmonisasi dan sinkronisasi di Badan Legislasi (Baleg). Pihaknya masih menunggu konsultasi dari Pimpinan DPR.

“Ini udah kami masukkan sejak awal Februari 2017 sampai sekarang kami menunggu. Tapi karena terlalu lama menunggu, kami konsultasi ke Pimpinan DPR untuk solusi terbaik agar kami bisa segera bawa ke sidang paripurna,” ujar Kharis di Gedung DPR, Jakarta, Senin (22/1/2018).

Kharis menginginkan, RUU Penyiaran bisa cepat selesai. Sebab sudah kali kelima masa sidang RUU ini belum mendapat perhatian di Baleg.

“Pak Fadli Zon (Wakil Ketua DPR) sekarang masih di luar negeri, besok Selasa pulang, hari Rabu kemungkinan kita akan melakukan konsultasi,” jelasnya.

Sebelumnya Kapoksi Fraksi Partai Nasdem di Badan Legislatif DPR Luthfi Andi Mutty mengatakan, salah satu yang masih menjadi perdebatan, yakni mengenai penerapan sistem penggunaan frekuensi untuk penyiaran atau multipleksing yang disingkat sebagai mux.

“Isu yang berkembang sekarang ini, yang mandek itu soal multi mux dan single mux,” ujar Luthfi

Terkait perdebatan tersebut, kata Luthfi, Partai Nasdem cenderung memilih penerapan model multi mux. Nasdem menilai frekuensi merupakan sumber daya alam yang terbatas, sehingga peran negara menjadi tidak bisa dinafikkan dalam mengelola frekuensi.

“Negara harus hadir untuk mengatur sumber daya alam ini supaya bisa digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,”kata Luthfi.

Sementara itu, isu lain yang masih menjadi persoalan adalah terkait dengan migrasi dari analog ke digital. “Kita berharap ketika Undang-Undang ini ditetapkan nanti ada periode tidak terlalu lama migrasi dari analog ke digital,” kata Luthfi.

Selebihnya, dia mengklaim persoalan lain dalam pembahasan RUU Penyiaran, seperti persoalan KPI, LPP, dan LPS, sudah selesai. Dia menyebutkan saat ini pembahasan sedang masuk dalam tahap harmonisasi di Baleg. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.