Kamis, 16 Agustus 18

JK Bicara Soal Gagalnya Mahfud Jadi Cawapres Jokowi

JK Bicara Soal Gagalnya Mahfud Jadi Cawapres Jokowi
* Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Foto: Twitter @husainabdullah1)

Jakarta, Obsessionnews.com – Gagalnya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) memang berlangsung dramatis. Bagaimana tidak, Mahfud yang sudah lama disiapkan menjadi calon wakil Joko Widodo (Jokowi) dalam detik-detik terakhir harus tersingkir dengan munculnya nama Ma’ruf Amin.

Padahal 99 persen Mahfud sudah dipastikan menjadi cawapres Jokowi, karena pihak Istana sudah menghubunginyauntuk menyiapkan berkas pendaftaran. Bahkan pada saat menjelang pengumuman nama cawapres, Mahfud sudah berada di Menteng, Jakarta Pusat,dekat lokasi dilakukannya pengumuman.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) berbicara terkait gagalnya Mahfud menjadi cawapres. Ia menilai perubahan yang begitu cepat disebabkan karena parpol pendukung Jokowi sulit menemukan konsensus terkait nama Mahmud MD. Artinya, meski Jokowi setuju, nama Mahfud belum tentu disetujui oleh parpol pendukungnya.

“Dalam pencalonan itu tak tergantung satu orang. Artinya Pak Jokowi tidak sendirian, harus melibatkan setidaknya 6-9 pimpinan partai, pada saat terakhir itu susah dicapai konsensus di antara semuanya,” ujarnya di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

“Maka berubahlah tiba-tiba pilihan itu. Saya kira itu susah dicapai konsensus antara partai, maka dipilih jalan tengah,” sambungnya.

Menurut JK, dalam politik hal itu sangat wajar terjadi karena berjalan dinamis. Sehingga kemungkinan perubahan bisa terjadi. Bahkan di saat-saat terakhir sekalipun. Sama seperti halnya naiknya Anies sebagai calon gubernur DKI.

“Seperti saya katakan saat-saat terakhir pasti timbul apa itu, sama saja dengan Pilkada DKI, kan saat terakhir, menit terakhir, baru masuk Anies (Baswedan). Sama, banyak kejadian-kejadian seperti itu yang kita hadapi,” kata JK.

JK mengaku tak berkomunikasi dengan Mahfud MD pada hari pengumuman cawapres Jokowi. Mahfud, kata dia, juga tidak menghubunginya untuk bicara terkait dinamika terkini. Ia yakin Mahfud sudah bisa memahami konstelasi politik dalam koalisi Jokowi. (Albar)

 

Baca juga:

Dampingi ke Istana, Maruarar Beri Semangat untuk Mahfud

Tak Kecewa, Mahfud Terima Keputusan Jokowi Pilih Ma’ruf

Mahfud Terpental, Jokowi Tunjuk Ma’ruf Amin Sebagai Cawapres

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.