Senin, 11 Desember 17 | 12:53 WIB

  • Flipboard
  • Linkedin

Polisi Tetapkan Pimpinan First Travel Sebagai Tersangka

Polisi Tetapkan Pimpinan First Travel Sebagai Tersangka
Photo Credit To Direktur Utama First Travel, Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Desvitasari Hasibuan. (Foto: TEMPO/Frannoto)

Jakarta, Obsessionnews.com – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menangkap pemilik sekaligus pimpinan perusahaan penyelenggara ibadah Umrah PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel), Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan, karena dugaa penipuan ibadah umrah.

Andika dan Anniesa ditangkap penyidik Polri di komplek Kantor Kementerian Agama, Rabu (9/8/2017).

“Penyidik Dittipidum (Direktorat Tindak Pidana Umum) Bareskrim telah melakukan penangkapan Direktur Utama First Travel Andika dan Direktur First Travel Anniesa. Keduanya suami istri,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/8).

Dia menjelaskan, penetapan tersangka ini dilakukan setelah penyidik memeriksa sebanyak 11 orang saksi yang terdiri dari agen dan jemaah First Travel.

Menurutnya, penyidik menjerat kedua tersangka dengan Pasal 55 juncto Pasal 378 dan Pasal 372 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), serta Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Infomasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Sebelum ditangkap, Anniesa dan Andika  bersama kuasa hukumnya mendatangi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) di Jl Pejambon, Jakarta Pusat. Pihak First Travel melakukan mediasi dengan Kemenag terkait sanksi administratif PT tersebut.

Setelah mediasi, sanggahan dari pihak First Travel akan dikaji pihak pemerintah dalam tempo seminggu ke depan. Apabila sanggahan tersebut disetujui, pihak First Travel mengaku akan memberangkatkan 25 ribu calon jemaah umrah tahun ini. Pemberangkatan akan dimulai pada November 2017 mendatang.

Sebelumnya telah dikeluarkan keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 589 Tahun 2017, Selasa (1/8). Isinya, PT First Travel sebagai penyelenggara ibadah umrah, izinnya dicabut. (Iqbal)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *