Senin, 18 Desember 17 | 21:34 WIB

  • Flipboard
  • Linkedin

Pabrik Pil PCC Membahayakan Nyawa Beredar di Jawa Tengah

Pabrik Pil PCC Membahayakan Nyawa Beredar di Jawa Tengah
* Ilustrasi Pil PCC dapat mengancam nyawa manusia. (Dok.istimewa)

Jakarta, Obsessionnews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Jawa Tengah dan Walikota Solo F.X. Hadi Rudyatmo melakukan penggeledahan pabrik pil Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol (PCC) di jalan Dr Setia Budi 66, Kampung Cinderejo, RT 1/RW 4, Gilingan, Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu (3/12/2017).

Selain itu BNN juga menangkap belasan tersangka lainnya di Semarang dan Sukoharjo. Meski bukan termasuk narkoba, PCC dikategorikan sebagai obat terlarang.

“Tahun 2013 sudah dinyatakan tidak boleh beredar. Memang bukan narkoba, tapi termasuk obat keras,” kata Kepala BNN Jenderal Polisi Budi Waseso saat bertemu media di pabrik PCC di Solo, Senin (4/12/2017).

Tiga juta pil PCC yang siap edar dengan merek Zenith diamankan, termasuk bahan baku pembuatan PCC. Tercatat pil tersebut telah diproduksi dari Januari hingga Desember 2017 dan menghasilkan 50 juta pil PCC.

Pil tersebut mempunyai efek yang sama bahayanya dengan flaka, terlebih jika dikonsumsi oleh anak-anak. Dampaknya memabukkan, kalau dicampur caffeine dan minuman keras terasa seperti zombie. Efek halusinasi tersebut bisa membuat pelaku terancam nyawanya seperti melompat ke dalam got, terlebih lagi mereka tidak takut menceburkan diri ke laut.

Menurut pria yang akrab disapa Buwas ini, peredaran pil tersebut merupakan upaya jaringan narkotika untuk menyasar pasar anak-anak. Apalagi harga pil PCC ini dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp 4 ribu.

Seperti diketahui pabrik di Semarang bisa memproduksi 9 juta butir PCC dan Dextro setiap harinya. Dua pelaku utama adalah  Joni dan Sri Anggoro alias Ronggo mendapat keuntungan bersih Rp 2,7 miliar per bulan. Sedangkan 11 tersangka lain yang merupakan karyawan mendapat gaji Rp 5 juta sampai Rp 9 juta per bulan. (Popi)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *