Senin, 11 Desember 17 | 16:29 WIB

  • Flipboard
  • Linkedin

Otak ‘Sinetron’ Setnov, Jaringan yang Musuhi KPK

Otak ‘Sinetron’ Setnov, Jaringan yang Musuhi KPK

Alhamdullilah Setya Novanto (Setnov) telah dalam penguasaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dan yang sama pentingnya adalah KPK agar mampu dan berani membongkar siapa-siapa yang:

1. membantu pelariannya atau persembunyian Setnov, ataupun terlibat dugaan ala sinetron kecelakaannya sebagai dalih bersembunyi di RS sambil menunggu Praperadilannya.
2. yang memberi nasihat Setnov untuk terus menerus mangkir dari panggilan KPK atau menurut Mantan pimpinan KPK (BW) melakukan obstruction of justice. Ataupun yang diduga memberi nasihat kpd SN untuk memberi keterangan palsu.

Dapat diduga bahwa kelak terbongkarnya pelaku pelaku pendukung Setnov ini adalah pemain atau jaringan yang sama yang selama ini memusuhi KPK dan memacetkan perkara perkara tertentu di KPK seperti BLBI, Bank Century, Sekretaris MA Nurhadi, penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Terbongkarnya pelindung dan kaki tangan Setnov atau jaringannya pasti akan mengejutkan publik, siapapun orangnya baik petinggi negeri atau swasta dan bila betul dugaan-dugaan yang selama ini berembus, sekaligus bisa dijadikan momentum oleh Presiden Jokowi untuk menindak siapa-siapa petinggi yang selama ini menjadi pelindung kejahatan tersebut.

Karena Setnov ini Ketua DPR maka MKD harus segera bersidang dan bersikap tegas sebagai rekomendasi untuk paripurna DPR menyikapi de facto kekosongan Ketuanya, bukan maaf, nampak bingung dan ewuh pakewuh. Selain itu, rakyat juga menunggu sikap Fraksi-fraksi di DPR karena DPR adalah lembaga terhormat negara yang tidak boleh di pimpin seorang “buron “ atau pesakitan. Apa kata media media asing bahwa ketua parlemen Indonesia adalah “buronan atau pesakitan” korupsi? Istana dan DPR harus segera mengakhiri skandal yg memalukan Republik ini karena menyangkut wibawa negara.

KPK juga harus cepat dalam pengusutan apakah sakit dari kecelakaan kali ini genuine atau dibesarkan besarkan ala sinetron sbg alat buying time menunggu putusan praperadilan yang akan datang. Rakyat sudah amat menunggu jawaban-jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di seputar teka teki ini. Maklum, terlalu banyak kejanggalan dan keganjilan yang terjadi selama ini dalam kasus Setnov dan rasanya publik lelah dan marah dengan dugaan ala sinetron Setnov. Karena itu, KPK harus mampu menyeret pemain utamanya, pemain pembantu, dalang dan sutradara ala Sinetron ini, sebagaimana KPK telah berhasil menjerat Miryam Haryani dengan kesaksian palsunya. Publik di dalam maupun luar negeri memandang kasus Setnov adalah simbol peperangan rezim atau kekuatan pro korupsi melawan yang anti korupsi. Wallahualam bissawab.

Jakarta, 18 Nop 2017
Fuad Bawazier – Mantan Menteri Keuangan

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *