Kamis, 16 Agustus 18

Papua Sudah Siap Jadi Tuan Rumah PON 2020

Papua Sudah Siap Jadi Tuan Rumah PON 2020
* Tim Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi V DPR meninjau persiapan infrastruktur Stadion Istora Papua Bangkit di Kampung Harapan, Jayapura, Papua. (Foto: Anne/dpr)

Jayapura, Obsessionnews.com –  Papua sudah siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada tahun 2020. Sejumlah persiapan telah mulai dilakukan, terutama aspek infrastruktur dan akses menuju ke lokasi.

Hal ini diungkapkan anggota Komisi V DPR RI Henky Kurniadi usai meninjau sejumlah pembangunan sarana dan prasarana PON, di antaranya Stadion Istora Papua Bangkit dan Jembatan Holtekamp di Jayapura dalam kunjungan kerja Komisi V DPR ke Papua, baru-baru ini.

“Saya kira Papua sudah siap, dari sisi desain dan konstruksi sangat luar biasa. Stadion ini akan menjadi salah satu terindah di Indonesia, karena dikelilingi perbukitan yang luar biasa. Tidak ada lingkungan secantik Jayapura ini,” kata Henky seperti dikutip Obsessionnews.com dari website DPR, Senin (6/8/2018), .

Agar bisa memastikan kelancaran saat  menjadi tuan rumah pesta olahraga empat tahunan tersebut, Henky juga mengingatkan agar pemerintah setempat memperhatikan tata letak sejumlah sarpras venue serta menerapkan strategi kanalisasi.

Lay-out sangat penting,  jangan sampai uang triliunan rupiah untuk pembangunan, tetapi perencanaannya kurang matang dan menjadi masalah di kemudian hari,” tandas politisi PDI-P ini.

Sistem kanalisasi, lanjutnya, nantinya dapat mencegah timbulnya kemacetan di sekitar venue. “Perlu diingat stakeholder olahraga bukan hanya atlet, tetapi juga penonton. Ketika ada even besar,  yang datang berbondong-bondong adalah penonton, sehingga harus ada kanalisasi, seperti kafe-kafe untuk rileks,” imbuhnya.

Sementara itu anggota Komisi V DPR RI Rahmat Nasution Hamka optimis tahap pembangunan infrastruktur penunjang PON 2020, seperti Jembatan Holtekamp akan rampung sesuai dengan waktu yang ditargetkan. Mengingat, beberapa sarana pendukung PON masih terkendala pembebasan lahan.

“Dengan adanya Inpres Nomor 10 Tahun 2017 tentang Dukungan Penyelenggaraan PON di Papua, saya berharap masyarakat setempat mendukung, sehingga pengerjaan berjalan lancar. Kita harap masalah pembebasan lahan ini cepat selesai, jangan sampai status kawasan menjadi penghambat,” ujar politisi PDIP itu.

Ia menambahkan, selain memperlancar konektivitas, Jembatan Holtekamp yang menghubungkan Kota Jayapura dengan distrik Muara Tami sebagai tempat pembangunan Wisma Atlet ini akan mendorong pengembangan di kawasan perbatasan Skouw.

“Kita berharap pintu masuk PNG-Papua ini menjadi spot wisata air dan menjadi titik pertumbuhan ekonomi baru,  sehingga pembangunan di Papua tidak hanya sekedar fisik, tetapi memberikan multiplier effect bagi masyarakat lokal,” ujarnya.

Untuk diketahui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sementara membangun beberapa venue PON XX di dua lokasi, yakni Harapan dan Doyo Baru. Venue Aquatik dan Istora Papua Bangkit di Kampung Harapan, sementara Lapangan Kriket dan Lapangan Hoki Indoor dan Outdoor di Doyo Baru. Ditargetkan ke-4 venue tersebut rampung pada Maret 2020. (dpr/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.