Kamis, 19 Juli 18

Tito Karnavian Laporkan Capaian Polri di Depan Jokowi

Tito Karnavian Laporkan Capaian Polri di Depan Jokowi
* Presiden Jokowi menjadi Inspektur Upacara Peringatan ke-72 Hari Bhayangkara Tahun 2018, di Istora Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (11/7/2018). (Sumber foto: http://setkab.go.id)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kapolri Jenderal Tito Karnavian melaporkan kinerja Polri kepada Presiden Jokowi di acara Peringatan Hari Ulang Tahun atau HUT ke-72 Bhayangkara Polri yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta pada Rabu (11/7/2018).

Tito menyampaikan implementasi program kerjannya Profesional, Modern, dan Terpercaya (Promoter) telah menunjukkan hasil yang baik. Sehingga hasilnya Polri semakin dipercaya oleh masyarakat dalam menjalankan tugas-tugasnya. Bahkan tingkat kepercayaan Polri menembus peringkat ketiga untuk institusi yang dipercaya masyarakat.

“Polri yang pada tahun 2016 termasuk dalam tiga institusi paling tidak dipercaya publik, kini berdasarkan hasil survei yang diselenggarakan oleh berbagai lembaga, telah berada pada tiga besar lembaga dengan kepercayaan publik terbaik,” kata Tito.

Dalam hasil survei yang dilakukan sejumlah lembaga antara lain Litbang Kompas pada akhir Juni 2016, Tito menyebut tingkat kepercayaan publik terhadap Polri di angka 63,2 persen. Perolehan itu meningkat satu tahun berselang ke angka 70,2 persen. Perolehan meningkat ke angkat 82,9 persen pada 2018.

“Hasil ini mengindikasikan bahwa 82,9 persen warga Indonesia percaya kepada Polri, tertinggi semenjak era reformasi,” kata Tito.

Selanjutnya, survei Populi Center pada Agustus 2017 menunjukkan tingkat kepercayaan publik pada Polri di angka 67,6 persen. Demikian pula survei yang dilaksanakan Alvara Research Center pada Mei 2018 yang menyatakan 78,8 masyarakat puas dengan kinerja Polri.

Adapun soal keamanan nasional, Tito juga menyebut prestasi Polri membangakan. Berdasarkan hasil survei dari luar negeri yakni The Gallup Organization melalui 2018 Global Law and Order Survey mengungkap bahwa Indonesia berada pada peringkat kesembilan negara teraman di dunia. Survei juga mengungkap 69 persen dari 148.000 responden pada 142 negara percaya bahwa kepolisian lokal dalam hal ini Polri di Indonesia, mampu menjaga keamanan dalam negerinya.

Puncak HUT Bhayangkara pada tahun ini diperingati dengan cara berbeda dari tahun sebelumnya yang biasa diselenggarakan di Monumen Nasional (Monas). Menurutnya peringatan di Senaya juga dalam rangka mempromosikan Asian Games 2018.

Jokowi merespons secara positif atas kinerja Polri selama ini. Hasil kerja Polri, kata Jokowi, terlihat dari amannya Pilkada serentak di 171 daerah, perayaan Idul Fitri bulan lalu, serta lalu lintas arus mudik dan balik 2018. “Saya sampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada anggota Polri yang dengan penuh kesungguhan bertugas di pedalaman, perbatasan,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Namun Jokowi minta semua jajaran Polri tidak puas diri. Banyak agenda besar menanti tugas Polri salah satunya pengamanan jelang dan saat penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang bulan depan, kemudian pertemuan tahunan International Monetary Fund dan Bank Dunia di Bali.

Jokowi juga mengingatkan proses Pemilihan Legislatif yang sudah dimulai serta proses Pemilihan Presiden 2019 yang bakal dimulai bulan depan. Belum lagi permasalahan terkait narkotika, penyelundupan manusia, hingga terorisme yang menargetkan aparat Polri dalam aksinya.

“Jangan pernah lengah, tetap sigap dan waspada mengerjakan tugas, mengembangkan diri buat terobosan ancaman yang ada, serta pemetaan dini potensi ancaman,” jelas Presiden. (Albar)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.