Senin, 18 Desember 17 | 21:34 WIB

  • Flipboard
  • Linkedin

Marahan Ni Yee

Marahan Ni Yee

Oleh: Ustadz Felix Siauw, Pengemban Dakwah

 

Jangan sangka pasangan-pasangan yang kita lihat romantis di media sosial, lantas mereka nggak pernah punya masalah di rumah tangganya. Itu fatamorgana.

Saya sendiri nggak kehitung berapa kali merasa kesel sama istri, bahkan ngomelin dan marah sama istri. Sama seringnya saya juga dijutekin istri yang lagi ngambek.

Kadang kita bisa selesaikan tuntas masalahnya dalam waktu 5 menit, kadang 15 menit, pernah juga sampai jam-jaman. Semua tergantung kadar beratnya masalah he he he….

Penyebab marahan bervariasi, mulai dari pembicaraan makan malam, sampai alokasi dana, sifat pribadi sampai interaksi dengan orang lain dan pernak-perniknya.

Saya sendiri berpendapat, andaikan saya dan istri nggak punya pemahaman tentang Islam, pasti kita berdua dari dulu sudah pengen pisah, jalan sendiri-sendiri.

Karena kalau nggak punya pemahaman Islam tentang nikah dan berkeluarga, sulit kita bisa punya standar yang sama untuk bisa menyelesaikan masalah, cari solusi.

Lebih lagi, tujuan pernikahannya jadi ngambang, berkisar hanya urusan dunia aja. Bisa jadi harta, kecantikan, kenyamanan, keturunan, atau status sosial belaka

Ini serius, karena kita sama-sama mencintai Allah, sama-sama punya visi dakwah, sama-sama pengen taat, maka masih bisa jalan bareng bangun rumah tangga ini.

Bro, sis, jangankan bersama menjalani bahtera kehidupan. Lha naik bus aja, kalau aturannya nggak dijaga, masing-masing penumpang nggak ngerti ilmu, kacau kok.

Apalagi kalau sopirnya yang bermasalah, bukan hanya kacau seisi bus, tapi juga nggak nyampe tujuan. Lha kan masalah tuh. Di perjalanan nggak enak, tujuan bablas.

Persis seperti pernikahan, seperti kita bangun kendaraan yang menuju ridha Allah, dari sopir, kenek, sampai penumpang, semua harus sepakat tujuan dan aturan.

Hanya Islam, sekali lagi hanya Islam yang bisa menyelamatkan. Pelajari dari sekarang, jangan sampai mau nikah baru mau belajar, supaya pernikahanmu sakinah.

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *