Senin, 18 Desember 17 | 21:38 WIB

  • Flipboard
  • Linkedin

Kesetiaan Titiek Soeharto pada Golkar

Kesetiaan Titiek Soeharto pada Golkar
* Titiek Soeharto bersama mantan Ketua Umum Golkar, dan Tommy Soeharto.

Jakarta, Obsessionnews.com – Anggota DPR Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto memiliki loyalitas yang tinggi terhadap Partai Golkar. Di tengah situasi Golkar yang sedang dirundung banyak masalah, Titiek sempat ditawari untuk bergabung dengan Partai Berkarya yang didirikan adiknya, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto).

Namun, Titiek menolak. Ia memilih setia berada di Golkar yang didirikan oleh ayahnya Soeharto. Menurut Titiek, meninggalkan Golkar di saat menghadapi banyak masalah bukanlah sebagai solusi. Justru semua kader harus bekerja bersama melalui karya nyata guna mengembalikan citra partai.

“Saya masih di Golkar. Yang dibutuhkan saat ini adalah kerja nyata, karena mengembalikan citra partai bukanlah hal yang mudah butuh kekuatan tangan bersama,” ujar Titiek di Jakarta, Selasa (5/12/2017).

Menurut Titiek, tantangan  Golkar ke depan semakin berat. Golkar harus siap menghadapi tahun-tahun politik, yakni Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Ia tidak ingin  Golkar berkutat pada satu persoalan yang dihadapi oleh Ketua Umumnya, Setya Novanto, yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. Karena itu hanya akan menghambat kinerja partai.

“Karena tantangannya berat, maka kinerja kita sebagai kader juga harus lebih giat tidak boleh bermalas-malasan. Berikan yang terbaik kepada masyarakat melalui kerja nyata,” jelasnya.

Titiek berharap persoalan yang dihadapi Golkar bisa cepat selesai. Semua kader bisa terlibat aktif bersama-sama mengembalikan citra  Golkar, bukan justru memperparah dengan mencoba-coba melakukan tindakan yang melanggar aturan hukum. Korupsi misalnya, atau pelanggaran etika lainnya.

“Semua harus pintar-pintar menjaga diri, karena kader sejati pasti tidak ingin melihat partai ini tambah hancur,” jelas Wakil Ketua Dewan Pakar DPP Golkar ini.

Saat ini Titiek disebut-sebut sebagai salah seorang calon Ketua Umum Golkar jika partai berlambang pohon beringin ini menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk menggantikan Setya Novanto. Calon lainnya adalah Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Golkar Idrus Marham. (Albar)

 

Baca Juga:

Dedi Mulyadi: Semua Kader Sepakat Munaslub Golkar

Dedi Mulyadi: Akar Rumput Menghendaki Munaslub Golkar

Jadi Ketum Golkar, Airlangga Harus Mundur dari Menteri

Airlangga Klaim Telah Direstui Jokowi

Jelang Munaslub Golkar : Idrus Marham vs Airlangga

Kepada DPP dan DPD Tingkat I, Ical Usulkan Munaslub Golkar

Muchtar: Pengganti Novanto, Pendukung Rezim Jokowi

Publik Sudah Muak pada Setya Novanto

Jika Jadi Ketum Golkar, Airlangga Harus Mundur dari Kabinet!

Setya Novanto For President

KPK Tegaskan Punya Bukti Kuat Novanto Terlibat Kasus e-KTP

Wapres JK Minta Golkar Gelar Munaslub Gantikan Novanto

Kasus Novanto Episode Terburuk dalam Sejarah Golkar

Politisi Golkar Tuntut Novanto Mundur Sebagai Ketua DPR

Peneliti NSEAS: Novanto Tersangka, Golkar Tidak Akan Menjauh dari Jokowi

Setya Novanto Gandeng Pengacara Kondang Otto Hasibuan

Novanto Resmi Huni Rutan KPK

Syamsuddin: SN Mestinya Legowo Mundur

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *