Senin, 18 Desember 17 | 21:23 WIB

  • Flipboard
  • Linkedin

Kerja Sama Saling Menguntungkan

Kerja Sama Saling Menguntungkan
* Rinaldi Munir.

Pesan go-car di stasiun Bandung, yang nangkap order adalah sopir taksi Blue Bird (padahal saya tdk pakai aplikasi go-bluebird). Cara pembayarannya tergantung mode yang anda gunakan. Kalau pakai gopay maka sesuai tarif gopay di layar HP, kalau cash maka sesuai tarif argometer.

Cerita pak sopir, kerja sama gojek dengan Blue Bird menguntungkan sopir karena ada dua skema penerimaan pendapatan, satu dari go-car dan satu lagi dari perusahaan Blue Bird sendiri.

Jadi, selama kita naik taksi maka argometer tetap jalan. Tapi karena kita bayar pakai gopay, maka yang kita bayar adalah yang tertera di gopay saja. Nanti selisih harga di argometer dengan di gopay adalah buat sopir, yang dibayar oleh go-car. Misalnya tarif dengan gopay ke rumah saya Rp 34.000, nanti tiba di rumah tarif argometer misalnya tertera Rp 50.000, maka selisih nilai sebesar Rp 16.000 adalah hak si sopir yang harus dibayar oleh perusahaan si Makariem itu. Selain itu sopir Blue Bird juga dapat bonus dari jumlah trip yang diperoleh.

Begitulah kerja sama mutualisme yang saling menguntungkan. Jika tidak segera beradaptasi dengan perkembangan teknologi, maka akan digilas zaman. (Rinaldi Munir, dosen Teknik Informatika ITB)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *