Sabtu, 16 Desember 17 | 10:09 WIB

  • Flipboard
  • Linkedin

Keren! Asima Chatterjee Wanita Pertama di India yang Raih Gelar Doctorate of Science

Keren! Asima Chatterjee Wanita Pertama di India yang Raih Gelar Doctorate of Science
* Asima Chatterjee.

Jakarta, Obsessionnews.com – Di Calcutta, India, pada era 1920-1930-an boleh dikata sangat jarang ditemui wanita yang mempelajari bidang kimia. Asima Chatterjee yang tertarik mempelajarinya, menjadi sebuah kejutan bagi dunia pendidikan saat  itu.

Asima Chatterjee tidak hanya menyelesaikan studinya di jurusan kimia organik. Tetapi, lebih dari itu Asima Chatterjee berhasil meraih gelar Doctorate of Science, sekaligus menjadi wanita pertama di India yang berhasil meraih gelar tersebut. Wow, keren!

Wanita kelahiran 23 September 1917 itu juga melakukan kolaborasi dan mendirikan Departemen Kimia di Lady Brabourne College. Di tempat itu Asima Chatterjee  juga menjadi kepala departemen.

Dengan dedikasinya terhadap tanaman obat India, Asima Chatterjee juga mendirikan sebuah institut penelitian dan membimbing banyak ilmuwan kimia India.

Asima Chatterjee Kebanggaan Bangsa India

Asima Chatterjee merupakan kebanggaan bangsa India. Asima Chatterjee populer karena karyanya dalam bidang kimia organik dan phytomedicine.

Asima Chatterjee tampil di Google Doodle pada hari Sabtu (23/9/2017). Ditampilkannya ahli kimia asal India itu di Google Doodle merupakan penghargaan untuk memperingati 100 tahun kelahirannya. Dan juga untuk mengingatkan dunia pada figur  wanita yang berprestasi di bidang sains.

Dalam Google Doodle digambarkan karikatur Asima Chatterjee  lengkap dengan kaca mata berbingkai besar khas yang menjadi ciri khasnya. Juga struktur senyawa kimia bernuansa hijau yang merepresentasikan kimia organik, bidang yang ditekuninya.

Wanita kelahiran 23 September 1917 itu meraih gelar Doctorate of Science. Asima Chatterjee fokus dalam mempelajari sifat tanaman obat asal India. Sepanjang kariernya, penelitian yang dilakukannya berkontribusi besar terhadap pengembangan obat-obatan yang mengobati epilepsi dan malaria. Penelitian yang dilakukannya kemudian menjadi pilar penting bagi perkembangan dunia obat-obatan.

Kontribusi Asima Chatterjee yang paling dikenal adalah karyanya yang terkait  Vinca Alkaloid. Yakni senyawa yang terbuat dari tumbuhan, dan sering digunakan sebagai pengobatan penyakit medis.

Vinca Alkaloid berasal dari tanaman periwinkle Madagaskar. Saat ini Vinca Alkaloid digunakan dalam kebutuhan kemoterapi, karena memiliki fungsi untuk memperlambat atau menghentikan sel kanker agar tidak bertambah banyak.

Kerja keras dan prestasi Asima Chatterjee tersebut diakui oleh universitas di seluruh dunia. Ia juga meraih penghargaan dari pemerintah India. Salah satunya adalah penghargaan tertinggi di India, seperti Padma Bhushan, untuk diangkat ke Majelis Tinggi Parlemen.

Asima Chatterjee Jadi ‘Trending Topic’

Asima Chatterjee

Berita tentang Asima Chatterjee menjadi trending topic di mesin pencari Google. Pantauan Obsessionnews.com di Google Trends wilayah Indonesia pada Sabtu (23/9) hingga pukul 7.42 WIB berita tersebut dicari lebih dari 200.000 kali. Sedangkan di Google Trends wilayah global dicari lebih dari 20.000 kali. (arh)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *