Senin, 18 Desember 17 | 21:49 WIB

  • Flipboard
  • Linkedin

Julita Saragih Co Founder Rudy Project Indonesia, Tangguh dalam Segala Situasi

Julita Saragih Co Founder Rudy Project Indonesia, Tangguh dalam Segala Situasi
* Julita Saragih. (Foto: Fikar Azmy/Women’s Obsession)

Selama 15 tahun menjadi pemilik sekaligus distributor tunggal kacamata Rudy Project Indonesia, Julita tak lepas dari lika-liku perjuangan. Di permulaan bisnis, dia menyasar olahraga golf yang cukup diminati di awal 2000-an. Kemudian dilanjutkan membuka cabang toko di area pulau Jawa dan Bali. Seiring berjalannya waktu, dia mempelajari efektivitas pembukaan sejumlah toko tidak selaras dengan hasil penjualan.

Untuk saat ini, dia memutuskan membuka cabang di Bumi Serpong Damai, kawasan SCBD, Prakasa Shooting Club Cilodong, dan outlet di Sea Forrest Adventure, Batam. Julita lebih memilih sistem bekerja sama dengan local partner. Untuk saat ini, sudah berjalan di wilayah Surabaya, Palembang, Bandung, dan sejumlah kota besar lain di Indonesia.

Julita Saragih

“Sistem tersebut dapat mempermudah pemetaan segmentasi pasar secara langsung. Mereka dapat mewujudkan target lebih cepat dan mudah, karena sudah memahami psikologis dan kebutuhan konsumen setempat. Selain efektif untuk berbisnis, kehadiran tersebut memperluas interaksi dengan customer. Contohnya dapat mendukung eventevent dan memberikan after sales service. Salah satu kelebihan Rudy Project Indonesia adalah ketersediaan spare parts dan accessories,” Julita menjelaskan.

Target olahraga yang dituju pun terus dilebarkan mengikuti perkembangan gaya hidup masyarakat urban. Saat ini, Rudy Project Indonesia memasuki pasar olah raga triathlon, duathlon, marathon, mountain bikeroad bike, golf, adventureextreme sports, shooting/tembak reaksi, off road 4×4 advanced, dan offroad race. Termasuk juga kegiatan seperti motorcross/enduro, motor gede (Moge), MotoGP, jetski, watersports, panahan maupun kegiatan komunitas, seperti race cars community.

Konsistensi kualitas produk dengan penggunaan bahan bermutu menjadi salah satu keunggulan Rudy Project bertahan di tengah derasnya merek asing lain yang lebih populer. “Alhamdulillah, gambaran bisnis kami di 2017 bak roller coaster. Di situasi ekonomi Indonesia saat ini, kami ikut mengalami up and down seperti bisnis lainnya. Kerja keras dan doa tim mulai bersinar di penghujung tahun. Di awal tahun sempat mengalami penurunan, tetapi kami terus berikhtiar menciptakan kolaborasi-kolaborasi di sektor baru. Dan, salah satu mimpi besar saya terealisasi, yaitu bisa masuk menemus ke angkatan kepolisian, AU, AL & AD,” syukur ibu berputra dua ini.

Sebagai pebisnis, dia memiliki obsesi besar yang terbilang menyentuh. Dia berharap agar suatu hari nanti semua mata prajurit yang mengabdi di AL, AD, AU & Kepolisian terlindungi dengan sempurna. Meskipun menempuh proses panjang, dia meyakini kualitas produk tidak akan terkalahkan dengan sederet popularitas brand lainnya.

Target di 2018, Julita mencanangkan sejumlah perencanaan segera terwujud. Tidak hanya di sektor pemerintahan, tetapi juga di lini swasta. Dia berpegang teguh kepada konsep pemikiran perlindungan kesehatan mata adalah milik semua. Tidak hanya untuk mereka yang beraktivitas di luar ruangan atau di medan perang. (Women’s Obsession/Silvy Riana Putri)

Untuk membaca artikel selengkapnya, dapatkan Women’s Obsession edisi November 2017

 

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *