Sabtu, 16 Desember 17 | 10:11 WIB

  • Flipboard
  • Linkedin

Festival Band Alumni ITB 2017

Festival Band Alumni ITB 2017

Setelah 3,5 tahun berlalu, festival band alumni ITB ada lagi. Pada fesband yang lalu saya tidak ikutan. Lupa kenapa. Kali ini saya ikutan. Bahkan, saya ikutan di 3 band (dalam dua hari). Sebetulnya saya bisa ikutan di satu kategori lagi, sehingga 4 band dalam 3 hari. Mungkin itu rekor di antara peserta. Ha ha ha.

Jumat malam (3 Feb 2017). Band yang pertama manggung – membuka acara – adalah Band Alumni Elektro ITB. Lagu yang dibawakan adalah (1) Kansas – Carry on Wayward Son dan (2) Cokelat – Bendera. Yang dicari memang lagu yang bernuansa rock! Di festband kali ini memang hanya diberikan kesempatan untuk membawakan dua lagu dengan catatan harus ada minimal satu lagu berbahasa Indonesia atau buatan sendiri.

Hari Sabtu saya ikutan dua band; Band Dosen ITB (BANDOS) dan Father and Son (berdua dengan anak saya). Bersama BANDOS, kami membawakan lagu (1) Moody’s Mood (versi Brian McKnight) dan (2) Panah Asmara (versi Afgan, bukan Chrisye). Untuk band ini saya hanya bermain gitar dan keyboard, plus  vokal latar saja.Di Father and Son, kami membawakan (1) Extreme – More than Words dan (2) Ungu – Tercipta Untukmu. Kami masuk ke kategori IDOL. Memang agak membingungkan karena kami tidak berniat untuk masuk kategori ini. Habis gak ada lagi kategorinya. hi hi hi. Kami membuka sesi IDOL.

Agak susah juga membuka sesi ini karena konfigurasi sound belum pas. Monitor suara gak bunyi sehingga saya tidak dapat mendengarkan suara saya sendiri. Pas checksound malah lebih asyik.

Hari Minggu (5 Feb 2017) saya kembali ke Bandung. Phew … Istirahat dulu. Sampai berjumpa di acara musik berikutnya. (Budi Rahardjo, dosen Teknik Elektro ITB)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *