Senin, 18 Desember 17 | 21:49 WIB

  • Flipboard
  • Linkedin

Dr. H. Sjarifuddin Hasan, SE., MM, MBA. (Wakil Ketua Umum Partai Demokrat) Berbuat untuk Rakyat itu Hebat

Dr. H. Sjarifuddin Hasan, SE., MM, MBA. (Wakil Ketua Umum Partai Demokrat) Berbuat untuk Rakyat itu Hebat
* Sjarifuddin Hasan.

Lebih dari satu dasawarsa Syarief Hasan telah mengikhlaskan dan mewakafkan dirinya untuk kepentingan rakyat di lembaga parlemen. Berkat dedikasinya, rakyat mempercayakan loyalis Partai Demokrat itu menduduki kursi DPR RI selama 3 periode. Ya, mau berbuat untuk rakyat merupakan sesuatu yang hebat.

 

“Berbuat untuk rakyat adalah sesuatu yang membanggakan apalagi ketika rakyat merasakan apa yang sudah kita lakukan. Itu sesuatu yang sangat berarti bagi saya pribadi karena lain kalau kita memberikan kontribusi secara individu dan kolektif dalam suatu sistem, kepuasannya tentu berbeda. Sepanjang itu untuk kepentingan rakyat, saya akan perjuangkan. Ini sesuatu yang luar biasa. Itulah yang mendorong saya selalu eksis sebagai anggota DPR,” Ungkap suami Ingrid Kansil itu. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu sejatinya pernah duduk di kursi parlemen pada periode 2004-2009 dan 2009-2014.

 

Namun, di periode keduanya kursi parlemen tak lama ia tempati. Pasalnya, saat itu Presiden SBY memberikan mandat kepada Syarief untuk menjabat Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. Kini, untuk periode 2014-2019, Syarief kembali di parlemen sebagai anggota Komisi 1 yang membidangi pertahanan, intelejen, luar negeri, serta komunikasi dan informatika. Sepanjang tiga tahun terakhir, ia menjadi salah satu tokoh parlemen yang tampak begitu gigih bekerja keras di komisinya. Syarief dikenal sebagai sosok yang sangat concern memperjuangkan peningkatan anggaran Kementerian Pertahanan dan Keamanan. Tujuannya tak lain agar program Minimum Essential Force (MEF) dapat dilanjutkan. MEF merupakan program yang dicanangkan oleh pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono yakni pemenuhan alutsista untuk standar yang dipersyaratkan.

 

“Permasalahan krusial pertahanan nasional di era milenium ini adalah proxy war, teroris, dan keamanan tetorotrial. Untuk menjaga itu semua kita mendorong agar anggaran TNI dapat ditingkatkan. Anggaran Kemenhan belum mencapai sesuai yang ditargetkan mencakup kurang lebih 2% dari GDP bisa dialokasikan untuk TNI,” urai lelaki kelahiran Palopo, 17 Juni 1949 itu. Lebih lanjut sosok sederhana dan ramah itu mengatakan, Komisi I juga memonitor dan mendorong Badan Intelejen Negara (BIN) dapat difungsikan secara maksimal. Tujuannya agar Negara ini bisa terlindung dari segala macam ancaman.

 

“Kita juga mendorong BIN agar melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan independen, tidak berpihak pada salah satu golongan. Khususnya dalam menghadap pesta demokrasi yang sebentar lagi akan digelar,” tegasnya. Tak kalah penting, imbuh Syarief, pihaknya juga mengawasi anggaran para mitra Komisi I agar dimaksimalkan dan dipertanggungjawabkan secara transparan kepada DPR. “Sehingga penggunaan anggaran yang notabenenya uang dari rakyat dapat dipertanggungjawabkan secara utuh kepada rakyat,” tuturnya.

 

Syarief sangat aktif mendorong perampungan rancangan UU Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dan rancangan Undang-undang Anti Terorisme. Syarief juga gencar mendorong Undang-undang Penyiaran dan agar Komisi Penyiaran Indpenden (KPI) netral dan independen, mampu mengawal Pilkada serentak serta Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dapat berlangsung dengan demokratis, jujur, transparan, dan netral. “Yang tak kalah subtansial, kami rajin melakukan kunjungan, bertatap muka untuk menyerap aspirasi rakyat dan memperjuangkannya, khususnya kalau saya di Dapil Jabar 3 (Kab. Cianjur dan Kota Bogor),” ungkap sosok yang masih terlihat fit dan fresh diusianya yang menginjak kepala tujuh itu. Selain itu, program-program dari kementerian yang bermanfaat bagi Dapil Syarief, akan difasilitasi agar bisa terlaksana.

 

“Salah satu contohnya bagaimana penanggulangan anti teroris, bahayanya sejauh mana, dampaknya terhadap persatuan dan kesatuan bangsa. Rakyat kan perlu mendapat infomasi secara utuh,” jelasnya. Dana aspirasi juga Syarief salurkan secara utuh kepada masyarakat. “Dengan demikian rakyat bisa merasakan manfaat keberadaan wakil rakyat. Insya Allah amanah dari rakyat akan tetap terpelihara semoga di periode keempat akan terpilih lagi,” ungkapnya. Soal hubungan diplomatik antar Indonesia dengan luar negeri, Syarief menggarisbawai perlu ditingkatkan. “Seperti di regional ASEAN, Indonesia adalah founding father dari ASEAN dan selama ini dianggap god father di antara negara-negara ASEAN.

 

Namun di era pemerintahan Joko Widodo, pamor tersebut meredup, saya mendengar itu. Sehingga ada kekhawatiran kenapa belakangan ini Indonesia agak pull out di kegiatan ataupun eksistensinya di ASEAN,” keluhnya. Syarief berharap Indonesia kembali meningkatkan perannya di ASEAN, “Ini kan untuk kepentingan persatuan, kebersamaan, yang pada akhirnya demi kepentingan Negara,” ujarnya. Menjelang tahun politik, yakni 2018 dan 2019, Syarief melakukan persiapan, namun tanpa menerbengkalaikan tugas utamanya sebagai wakil rakyat. “Kalau ada rapat di DPR yang sifatnya sangat subtansi saya berkomitmen untuk selalu hadir. Kalau acara-acara partai misalnya rapat biasa kami lakukan di luar jam kerja atau sabtu minggu. Kalaupun terpaksa dilakukan saat jam kerja, kami selalu izin secara resmi,” terangnya.

 

Lantas apa obsesi Syarief sebagai Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ke depan dalam berkontribusi bagi bangsa dan negara? Dengan lugas, pria murah senyum itu menjawab seperti diketahui Partai Demokrat sudah berhasil menjadikan salah satu kader terbaiknya sebagai presiden RI selama dua periode. “Alhamdulillah selama 10 tahun Pemerintahan SBY di mana beliau adalah kader utama, banyak memberikan hasil secara nyata demi kepentingan bangsa dan Negara, meskipun masih ada yang belum selesai,” jelasnya.

 

Karena itu, pihaknya berharap, bisa memenangkan Pemilu 2019 atau pun 2024. “Semoga kami bisa kembali mendapat kepercayaan masyarakat untuk memerintah karena kami punya pengalaman, kemampuan yang cukup, dan dengan segala keberhasilan yang kami capai menjadi modal bagi kami untuk memimpin lagi ke depan. Saya melihat masyarakat kembali merindukan kepemimpinan Partai Demokrat, mudahmudahan salah satu kader kami bisa melanjutkan kepemimpinan sebelumnya,” pungkasnya. (Naskah: Giattri F.P, Foto: Sutanto/Istimewa)

 

Artikel ini dalam versi cetak dimuat di Majalah Men’s Obsession edisi Oktober 2017.

 

Baca Juga:

Dr.H. Fadli Zon, SS., M.Sc Wakil Ketua DPR RI Koordinator Politik dan Keamanan (Korpolkam), Sosok Multidimensi

Bambang Soesatyo SE MBA, Ketua Komisi III DPR: Pemberantasan Korupsi Jangan Lahirkan Festivalisasi

13 Tokoh DPR Berdedikasi 2017 Versi Men’s Obsession

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *