Senin, 11 Desember 17 | 12:35 WIB

  • Flipboard
  • Linkedin

Dirjen Hubdar Perkenalkan Dua Bandara Terluar Nan Indah

Dirjen Hubdar Perkenalkan Dua Bandara Terluar Nan Indah
Photo Credit To Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau, Kalimantan Timur, Bambang Hartato di acara Jakarta Marketing Week (JMW) 2017, Minggi (7/05/2017)

Jakarta, Obsessionnews.com – Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen Hubdar) Kementerian Perhubungan, Agus Santoso memaparkan kinerja berikut potensi bandar udara terkini di acara Jakarta Marketing Week (JMW) 2017, Minggu (7/5/2017).

Dalam JMW 2017 yang mengusung tema Lifestyle and the city ini, Dirjen Agus mengawali presentasi tentang kenyaman masyarakat saat mudik lebaran tiba. Ia memastikan dari Sabang sampai Merauke akan pulang ke kampung masing-masing dengan nyaman.

“Kami akan menyiapkan 532 pesawat. Ini menjadi konsen kami,” ucap Agus.

Ia mengatakan, semua moda transportasi, baik itu darat, laut, dan udara akan dipenuhi pemudik. Dirjen Perhubungan Udara telah melakukan antisipasi. Sejauh ini sekitar 250 pesawat yang sudah dilakukan pengecekan sejauh mana compliance-nya kelaikan terbangnya. Targetnya, maksimal dua minggu sebelum masa mudik sudah selesai ramp check-nya.

Ia memprediksi tahun ini jumlah pemudik yang menggunakan pesawat akan mencapai 5,4 juta penumpang. Sedangkan total kursi yang disediakan mencapai 5,7 juta penumpang.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, Agus Santoso memaparkan kinerja berikut potensi bandar udara terkini di acara Jakarta Marketing Week (JMW) 2017, Minggi (7/05/2017).

Kelancaran tersebut, juga atas peran masyarakat yang telah memberi masukan agar pelayanan yang baik terpenuhi. “Dan mari bersama-sama penerbangan Indonesia semakin maju,” ujarnya.

 

Untuk memenuhi pemerataan pembangunan Indonesia yang berkeadilan, Dirjen Agus memperkenalkan dua pulau terluar yang memiliki keindahan bandara dan objek wisata. Hal tersebut di presentasikan oleh Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau, Kalimantan Timur, Bambang Hartato dan Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep, Madura, Surabaya, Wahyu Siswoyo.

 

“Berikutnya kami sengaja undang, kami undang dari tempat yang bukan dari Jakarta.

Dari kiri, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau, Bambang Hartato dan Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas Trunojoyo Sumenep, Wahyu Siswoyo dalam acara Jakarta Marketing Week (JMW) 2017, Minggi (7/05/2017).

Kami sengaja undang pak Wahyu dan Bambang yang akan menceritakan bandara kecil, namun memiliki pulau yang sangat cantik,” pungkas Agus.

 

 

Pulau Bawean

 

Wahyu Siswoyo menjelaskan, banyak sekali tempat tujuan wiyata yang hebat. Yang menuju kesana sangat mustahil, karena terkendala dengan transportasi. Salah satunya pulau terluar, Bawean, yang terletak di sebelah utara, Gresik, Surabaya.

 

“Dan adanya acara ini (JMW) kita dapat menyampaikan, bahwa ke tempat sana, sudah tidak mustahil lagi,” ungkap Wahyu kepada Obsessionnews.com.

 

Contoh, lanjutnya, dulu ke Bawean, naik kapal itu 4 jam, gelombang tinggi tidak bisa pulang. Hari ini ke Bawean ada pulau cantik ternyata bisa naik pesawat, seminggu tiga kali, yang tiket pesawatnya relatif murah. Cuma 250 ribu dari Surabaya. Subsidi dari pemerintah.

Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas Trunojoyo Sumenep, Wahyu Siswoyo memaparkan potensi pulau Bawean dalam acara Jakarta Marketing Week (JMW) 2017, Minggi (7/05/2017).

 

“Ada  danau air tawar, air laut. Semua ada, sangat cantik. Dan komunitas rusa Bawean,” jelasnya.

 

Belum lagi bandaranya yang menampilkan objek wisata. Diantaranya, ada airport zoo, penangkaran rusa, juga ada museum yang menampilkan tokoh nasional, Harun Tohir.

 

Makanya, semenjak bandara udara Harun Thohir yang akan menuju pulau Bawean ini diresmikan pada 27 Januari 2016, kini ramai pengujung.

 

“Semenjak dibuka. Fantastis. Penerbangan dua kali seminggu penuh terus. Makanya ditambah. Kapasitas 13 orang,” imbuhnya.

 

Ia juga mengucapkan terimakasih diberikan kesempatan untuk memperkenalkan pulau Bawean ini dalam acara JMW 2017.

 

“Kita sangat berterimakasih intinya. Kita bisa kenalkan ke masyarakat kota, bahwasannya diujung-ujung kota ada saudara-saudara kita ada yang tidak seberuntung kita,” pungkasnya.

 

 

Bandara Kalimaru, Pintu Objek Wisata Kaltim

 

Bandara di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur yang bernama Kalimarau selalu ramai dipadati pengunjung. Penerbangan ini akan membawa wisatawan menuju Bandara Maratua di Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau.

 

Ada apa di Pulau Berau? Ternyata tempat yang terletak di pulau terluar Indonesia yang berbatasan dengan negara Malaysia memiliki banyak objek wisata yang menarik.

 

“Khusus wisatawan pesawat carter, sampai sekarang sudah banyak terbang landing dari Berau ke Maratua. Ini digawangi oleh pemerintah daerah, baik provinsi,” ujar Bambang Hartato

 

Konon, keindahan dari Pulau Berau tak kalah dari wisata dunia Maldives (Maladewa). Tak heran, tiap liburan pengunjung cukup meningkat.

 

“Seperti, minggu depan kita akan dikunjungi oleh menteri dari Jerman,” tambahnya.

 

Ia juga menguapkan terimakasih kepada Dirjen Agus dan Markplus sebagai penyelenggara acara JMW 2017 yang memberikan kesempatan dirinya untuk mempresentasikan keindahan Berau.

 

“Sangat luar biasa, untuk kami yang berada bukan Jawa, kami diberikan waktu untuk memperkenalkan daerah kami untuk mempromosikan bandara dan objek wiyata, jadi orang tidak hanya mengenal adanya Bali, Wakatobi, dan lain-lain” jelasnya. (Popi)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *