Selasa, 12 Desember 17 | 06:13 WIB

  • Flipboard
  • Linkedin

Cooperative Fair 2017 Tampilkan Produk Kreatif 300 Pelaku UMKM

Cooperative Fair 2017 Tampilkan Produk Kreatif 300 Pelaku UMKM
Photo Credit To Wagub Jabar, Dedy Mizwar, saat berkunjung ke Cooperative Fair 2017.

Bandung, Obsessionnews.com – Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (KUKM) Pemprov Jawa Barat untuk ke-14 kalinya menggelar Cooperative Fair dengan tema “Digitalisasi Menuju UMKM ke Dunia Internasional”. Ajang pameran industri UKM se-Jawa Barat dan nasional itu dilaksanakan di kawasan niaga Metro Indah Mall, Kota Bandung, mulai 10 hingga 14 Agustus 2017.

Menurut Kepala Dinas Koperasi dan UK Jabar H. Dudi Sudradjat Abdurachim, Cooperative Fair merupakan ajang pameran, promosi, dan pemasaran produk kreatif unggulan Indonesia, sekaligus sebagai sarana menciptakan jaringan pemasaran seluas-luasnya.

Ajang ini, imbuh Dudi, menghadirkan 300 pelaku KUMKM se-Jawa Barat serta pelaku KUMKM dari 11 provinsi diantaranya Provinsi Bali, DKI Jakarta, Banten, NTT, Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Lampung, Aceh, dan Kalimantan Tengah.

“Mereka menampilkan produk makanan dan minuman, kerajinan, fesyen dan aksesoris, sepatu dan tas, serta berbagai produk unggulan lainnya khas daerah masing-masing,” kata Dudi.

Dudi menjelaskan, tema tentang digitalisasi KUMKM diambil sebagai misi dalam modernisasi dan revitalisasi Koperasi dan UMKM di Jawa Barat. Pihaknya melihat perkembangan teknologi informasi komunikasi yang begitu cepat mendorong para pelaku KUMKM harus menguasai TIK (teknologi informasi komunikasi).

Kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah yakni UMKM go online. Para pelaku KUMKM harus melek TIK dan memanfaatkan TIK untuk meningkatkan pemasaran produknya agar dalam pelaksanaannya serba cepat, serba mudah dan efisien.

Oleh karenanya Dudi berharap para pelaku UMKM dapat memanfaatkan teknologi yang semakin berkembang. Pemanfaatan secara optimal akan berdampak pada perkembangan usaha yang dijalaninya.

“Hanya berbekal teknologi dari handphone, dunia dalam gengaman. Untuk itu, pelaku KUMKM harus menguasai dan menfaatkan TIK secara maksimal,” harapnya.

Cooperative Fair secara rutin digelar Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Jawa Barat sejak 2004. Kegiatan ini menjadi upaya Pemprov Jabar untuk meningkatkan daya saing, kreativitas, produktivitas, dan kemandirian koperasi dan UMKM.

Pada kesempatan ini, Dinas KUK Jawa Barat meluncurkan marketplace beliaja.id bagi UMKM dan dikelola oleh koperasi. Selain itu, diluncurkan pula geraiumkm.com sebagai sarana UMKM untuk menampilkan produknya melaui media digital.

Selain itu, dari sisi manajemen koperasi diluncurkan aplikasi ratonline.id yang merupakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) online pertama yang dibuat oleh Pemerintah. Terakhir adalah aplikasi berbasis web untuk simpan pinjam koperasi. Namun, untuk sementara web ini hanya diterapkan di Koperasi Pegawai Dinas Koperasi (KPDK) mulai 12 Juli 2017. (Fath)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *