Senin, 11 Desember 17 | 07:21 WIB

  • Flipboard
  • Linkedin

Bupati Kukar Rita Widyasari Kembali Penuhi Panggilan KPK

Bupati Kukar Rita Widyasari Kembali Penuhi Panggilan KPK
Photo Credit To Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari.

Jakarta, Obsessionnews.com – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari kembali memenuhi panggilan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai tersangka.

Rita yang merupakan tersangka suap dan gratifikasi terkait sejumlah proyek di Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara itu tiba di gedung KPK, Jumat (6/10/2017), pukul 12.19 Wib, dengan mengenakan kerudung warna hitam.

Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Timur itu telah ditetapkan sebagai tersangka bersama Direktur Utama PT Sawit Golden Prima Hery Susanto Gun alias Abun dan Komisaris PT Media Bangun Bersama Khairudin.

Rita diduga menerima suap sebesar Rp 6 miliar dari Abun terkait pemberian izin operasi untuk keperluan inti dan plasma perkebunan kelapa sawit PT Sawit Golden Prima (SGP) di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman.

Kemudian, Rita juga diduga menerima gratifikasi bersama Khairudin sebesar Rp 6,97 miliar terkait dengan sejumlah proyek di Kabupaten Kukar. Tak hanya itu, disinyalir Rita juga menerima gratifikasi dari pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Namun demikian Rita menegaskan dirinya tidak pernah melakukan korupsi seperti yang dituduhkan KPK. Bahkan ia menyebut KPK terlalu terburu-buru menetapkan dirinya sebagai tersangka.

Rita menjelaskan tudingan suap terkait izin perkebunan sawit oleh PT Sawit Golden Prima adalah transaksi jual beli emas. Menurutnya transaksi itu terjadi tahun 2010 antara Rita dengan pemilik PT SGP, Hery Susanto.

“Atas nama keadilan dan kebenaran yang semoga masih ada di negeri ini. Saya berani sumpah apapun, bahwa ini jual beli emas. Saya punya bukti,” tegasnya. (Has)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *