Senin, 11 Desember 17 | 07:25 WIB

  • Flipboard
  • Linkedin

BRI Punya Banyak Pemasar Khusus KUR

BRI Punya Banyak Pemasar Khusus KUR

Jakarta, Obsessionnews.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI salah satu bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diberi kepercayaan oleh pemerintah untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Melalui program KUR pemerintahan Jokowi memberikan pinjaman modal untuk pelaku UMKM. Diharapkan suntikan dana KUR dapat membuat UMKM lebih berkembang.

KUR merupakan program Kementerian Koperasi dan UKM yang bekerja sama dengan bank-bank pemerintah, salah satu di antaranya adalah BRI.

Penunjukan BRI sebagai penyalur KUR itu tepat, karena BRI memiliki jaringan luas di Indonesia. Sekretaris Perusahaan BRI, Hari Siaga Amijarso, menjelaskan, BRI mempunyai banyak pemasar khusus KUR, yakni lebih kurang 11 ribu orang.

“Sumber daya tersebut sudah kami mapping dan kami optimalisasi agar penyaluran menjadi KUR tepat sasaran dan tepat guna,” kata Hari melalui siaran pers, Rabu (11/10/2017).

Selain itu, lanjutnya, untuk menjangkau potensi penyaluran KUR yang lebih luas BRI akan memanfaatkan 107 ribu agen BRILink di seluruh Indonesia sebagai referal calon peminjam KUR.

BRI mencatatkan penyaluran KUR dari Januari hingga awal Oktober 2017 sebesar Rp 53,8 triliun. Angka tersebut mencapai 75,8 persen dari target penyaluran KUR BRI selama 2017 yang mencapai Rp 71 triliun.

BRI telah menyalurkan KUR senilai Rp 53,8 triliun kepada 2,9 juta debitur baru. Dari nilai Rp 53,8 triliun tersebut, senilai Rp 48,09 triliun yang merupakan KUR Mikro. Sedangkan sisanya senilai Rp 5,74 triliun disalurkan melalui skema KUR Ritel.

Apabila diakumulasikan, penyaluran KUR skema baru oleh BRI sejak diluncurkan pada periode Agustus 2015 hingga kini tercatat mencapai Rp 139,4 triliun kepada 7,8 juta debitur baru.

BRI akan tetap fokus menyalurkan KUR ke sektor produktif, seperti pertanian dan perikanan sebagai upaya mendorong pemerataan ekonomi.

“Posisi saat ini sudah 40 persen dari Rp 53,8 triliun atau sekitar Rp 21,5 triliun tersalurkan ke sektor produktif. Ini sesuai arahan dari Pemerintah, di mana agar KUR difokuskan ke sektor produktif,” ucap Hari melalui siaran pers, Rabu (11/10/2017).

Sebelumnya dalam kunjungan ke Teras BRI Digital Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Sabtu (7/10), Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga berharap penyaluran KUR pada 2017 sebesar Rp 100 triliun bisa terealisasi dengan baik. BRI mendapatkan jatah untuk menyalurkan KUR sebesar Rp 71 triliun tahun ini.

Menanggapi harapan Menteri Koperasi dan UKM itu Hari menyatakan optimistis mampu menyalurkan KUR sesuai breakdown dari Pemerintah hingga akhir tahun. Sebab, secara tren di akhir tahun akan terdapat kenaikan permintaan untuk kredit. Selain itu, faktor lainnya adalah BRI mempunyi  banyak  pemasar khusus KUR. (arh)

 

Baca Juga:

BRI Salurkan KUR Rp 139,4 Triliun Periode Agustus 2015 – Awal Oktober 2017  

KUR BRI Paling Banyak Diminati Masyarakat

Penyerapan KUR BRI Cilacap Tinggi

Wow! Ternyata Penyaluran KUR BRI Tercepat di Dunia

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *