Jumat, 25 Mei 18

Ubud Jadi Destinasi Kuliner Pertama yang Akan Dibranding UNWTO

Ubud Jadi Destinasi Kuliner Pertama yang Akan Dibranding UNWTO
* Ubud Food Festival 2018 yang berlangsung di Ubud-Gianyar Bali pada 13-15 April 2018. (Foto: Twitter @Kemenpar_RI)

Ubud, Obsessionnews.com – Siapa yang tak kenal Ubud? Daerah di kabupaten GIanyar, Bali, ini merupakan tempat peristirahatan para wisatawan mancanegara.  Lokasi ini terletak di antara sawah dan hutan yang terletak di antara jurang-jurang gunung yang membuat alam sangat indah.

Denyut nadi kehidupan masyarakat Ubud tidak bisa dilepaskan dari kesenian. Di sini banyak pula terdapat galeri-galeri seni, serta arena pertunjukan musik dan tari yang digelar setiap malam secara bergantian di segala penjuru desa.

Tak hanya itu, kini kuliner di Ubud pun jadi hal yang menarik dan unik. Makanya Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung penyelenggaraan event wisata kuliner Ubud Food Festival 2018 yang berlangsung di Ubud-Gianyar Bali pada 13-15 April 2018.

Event Ubud Food Festival 2018 yang memasuki tahun keempat ini mengusung tema ‘Generasi Inovasi’, sebagai bentuk penghargaan bagi generasi muda yang membawa banyak inovasi pada industri kuliner nasional.

Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar Prof. I Gde Pitana yang diwakili Ketua Tim Percepatan dan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kemenpar, Vita Datau Messakh mengatakan Kemenpar memiliki berbagai strategi untuk memajukan wisata kuliner Indonesia di antaranya  dengan menetapkan destinasi wisata kuliner unggulan di Indonesia antara lain; Bali, Bandung, dan Joglosemar (Jogja, Solo, dan Semarang).

“Kemenpar memilih Ubud, Gianyar untuk menjadi UN-WTO Gastronomy Destination Prototype dan menjadi destinasi pertama yang akan dibranding  sebagai destinasi gastronomy berstandar UN-WTO, di mana mereka adalah endorser terbaik di dunia untuk bidang pariwisata,” ujar Vita dalam siaran persnya.

UNWTO (World Tourism Organization) adalah Organisasi Pariwisata Dunia, salah satu badan dari PBB yang menangani masalah pariwisata.

Ubud Food Festival 2018 yang berlangsung di Ubud-Gianyar Bali pada 13-15 April 2018. (Foto: Twitter @Kemenpar_RI)

Ubud Food Festival 2018 yang berlangsung selama tiga hari dimeriahkan dengan berbagai kegiatan dengan mengangkat kekayaan hidangan (kuliner) asli Indonesia melalui acara; demo masak, wisata kuliner, workshop, kelas memasak, jamuan eksklusif, diskusi panel, pemutaran film, serta pertunjukan kesenian dan musik.

Dampak wisata kuliner terhadap perekonomian (PDB) nasional. Tren preferensi kuliner lokal ini juga tercermin pada data terbaru yang dikeluarkan oleh BPS dan Bekraf menunjukkan PDB ekonomi kreatif Indonesia tahun 2016 adalah sebesar Rp 923 triliun atau 7,4% dari total PDB negara. (Popi)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *